Connect With Us

Looping Rawa Bokor Bakal Dibangun untuk Urai Kemacetan Jalan Kali Perancis Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 12 Oktober 2023 | 04:22

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah meninjau meninjau lokasi yang akan dilakukan pembangunan Looping Rawa Bokor di Kecamatan Benda, Kamis 12 Oktober 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang akan segera membangun Looping Rawa Bokor guna mengurai kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di Ruas Jalan Husein Sastranegara dan Jalan Perancis, Kecamatan Benda.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menjelaskan sistem putar balik atau Looping ini akan dibangun untuk mengurai kemacetan yang terjadi di tiga akses pertemuan jalan.

Di antaranya yakni Jalan Husein Sastranegara, Jalan Perancis dan Pertigaan Alamin, yang juga menjadi akses ke dua ruas jalan tersebut, sekaligus akses menuju Tol Sudiyatmo.

"Jadi di situ ada tiga akses jalan, Jalan Husein menuju Kota Tangerang, Jalan Perancis menuju Kabupaten Tangerang dan persimpangan Alamin. Pertemuan di situ yang bikin macet, jadi akan kita buatkan looping," terangnya saat meninjau lokasi, Kamis 12 Oktober 2023.

Arief mengungkapkan dampak dari kemacetan yang terjadi di ruas jalan tersebut juga dapat menyebabkan kerusakan pada jalan. Diketahui jalan tersebut sering dilalui oleh mobil dan kendaraan muatan bertonase besar.

"Mudah-mudahan nanti dengan adanya Looping kemacetan di Jalan Perancis bisa terurai, yang mana dapat berdampak juga kepada jalan, jadi tidak cepet rusak," lanjut Arief.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Ruta ireng menjabarkan pembangunan Looping Rawa Bokor tersebut rencananya akan memakan waktu kurang lebih dua bulan yang akan dilaksanakan mulai Oktober ini.

"Mudah-mudahan Desember ini selesai, panjangnya sekitar 250 meter dengan lebar perkerasan 7 meter dan lebar badan jalan 11 hingga 13 meter," ungkap Ruta.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

BANDARA
Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill