Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik
Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Rawa Kucing di Neglasari, Kota Tangerang, terbakar hebat diduga akibat cuaca panas yang begitu ekstrem.
Dalam kebakaran yang terjadi pada pukul 13.45 WIB itu, kepulan asap hitam sudah membumbung tinggi dan terlihat di sekitaran lokasi kejadian hingga radius beberapa kilometer.
"Yang terdampak di 1 Line dari pintu 1, 2 dan 3, yaitu pembuangan sampah," ujar Kepala BPBD Kota Tangerang Maryono, Jumat 20 Oktober 2023.
Untuk memadamkan api, BPBD menerjunkan 105 petugas dengan pengoperasian 34 unit mobil Damkar.
Masing-masing berasal dari kantor pusat BPBD Kota Tangerang, UPT Batuceper, UPT Periuk, UPT Cibodas, Pos Benda, Pos Keroncong, Pos Pinang dan 10 unit truk tangki Pertamanan.
"Sejak pukul 15.15 WIB, di pintu 1 dan 2 sudah bisa ditangani. Kalau di pintu 3 masih dilakukan pemadaman, pemutusan jalur kebakaran. Petugas Damkar masih berada di lokasi kejadian," ungkap Maryono.

Petugas sempat kesulitan karena angin yang masih bertiup kencang di lokasi kejadian.
Sementara, lokasi TPA Rawa Kucing yang jaraknya sekitar 12 kilometer dari Bandara Soekarno Hatta, membuat adanya kekhawatiran berdampak pada lalu lintas penerbangan.
Namun Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta M Holik Muardi mengatakan asap kebakaran di TPA Rawa Kucing tidak mengganggu aktifitas penerbangan.
"Sampai saat ini aktifitas penerbangan masih aman, dipastikan tidak terganggu," ungkapnya.
TODAY TAGBINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
Insiden kebakaran hebat yang melanda kawasan industri di Jalan Industri Raya VIII, Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang menghanguskan sekitar sembilan gudang, pada Selasa 20 Oktober 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews