PLN UP3 Cikokol Edukasi Siswa SMAN 2 Tangerang soal Listrik Aman dan Energi Bersih
Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:35
PT PLN (Persero) UID Banten melalui UP3 Cikokol menggelar program PLN Goes To School di SMA Negeri 2 Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com- Sejumlah titik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing masih diselimuti asap tebal pascakebakaran yang terjadi sejak Jumat, 20 Oktober 2023, lalu.
Para petugas masih berjibaku meminimalisir potensi api kembali muncul dengan melakukan upaya pendinginan hingga Selasa, 24 Oktober 2023.
Kepala DPUPR Kota Tangerang Ruta Ireng Wicaksono mengatakan, pihaknya turut menerjunkan 30 pekerja yang tergabung dengan tim KLHK, 30 driver dan kenek mobil tangki air, 15 pekerja pembuatan jalan akses masuk TPA dalam rangka membantu upaya dari pihak BPBD.
"Enam petugas pembersihan embung di pintu 2 TPA, empat tenaga pompa, 12 peralatan akaes mobil tangki, delapan pengawas dan empat operator alat berat," ungkapnya.
Ruta menuturkan, hingga saat ini berbagai upaya seperti mengerahkan personel, armada atau alat berat semaksimal mungkin, sesuai dengan komando penanganan masih akan terus dilakukan.
"Untuk pemadaman TPA yang lebih maksimal disetiap harinya, sampai rampung," tegasnya.
Saat ini, ondisi terakhir TPA Rawa Kucing masih dalam proses penanganan dan penguraian dengan alat berat dan menggunakan water bombing.
Meski tak ada api dipermukaan sampah, namun terindikasi masih ada bara api didalam gunungan sampah, hingga masih menimbulkan asap pekan khususnya di line 3.
Adapun pada warga masih bertahan di Posko Pengungsian sampai kondisi benar-benar dinyatakan aman.
PT PLN (Persero) UID Banten melalui UP3 Cikokol menggelar program PLN Goes To School di SMA Negeri 2 Kota Tangerang.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memastikan mengawal penanganan medis dan pembiayaan perawatan korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis yang terjadi pada Rabu 14 Oktober 2026, malam.
Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews