Connect With Us

80% Lahan TPA Rawa Kucing Dilalap Api, Pengangkutan Sampah Terhambat

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 22 Oktober 2023 | 16:20

Kondisi terkini TPA Rawa Kucing, Kota Tangerang pascakebakaran, Senin, 23 Oktober 2023. (@TangerangNews / Istimewa )

LTANGERANGNEWS.com- Sebanyak 80 persen dari 34 hektare lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing dilalap api kebakaran yang terjadi sejak Jumat, 20 Oktober 2023.

Kebakaran baru benar-benar diatasi setelah memakan waktu tiga hari, yakni pada Minggu, 22 Oktober 2023, dan saat ini masih dalam tahap pendinginan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tihar Sopian mengatakan, layanan pengangkutan sampah milik masyarakat tetap dilakukan meski cukup terhambat.

"Pengangkutan sampah sampai saat ini masih berjalan, walau beberapa keterbatasan tetap terjadi," ujarnya Senin, 23 Oktober 2023.

Lanjut Tihar, pihaknya menerapkan sistem pembatasan antrean terhadap jumlah bentor atau truk pengangkut sampah.

Pasalnya, bentor dan truk pengangkut sampah tidak bisa berada di area TPA dengan jumlah banyak lantaran akan menggangu akses mobilitas para petugas yang menangani api.

Tihar mengimbau agar masyarakat dapat mengolah dan memilah sampahnya sendiri dari rumah. 

"Sehingga, sampah yang masuk ke TPA Rawa Kucing bisa berkurang," pungkasnya.

PROPERTI
Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Rabu, 22 April 2026 | 16:50

Salah satu kota mandiri di Tangerang, Paramount Petals dibangun dengan perencanaan matang di berbagai aspek, mulai dari lingkungan, keberlanjutan, hingga kenyamanan hidup

HIBURAN
Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Rabu, 22 April 2026 | 09:06

Peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill