Connect With Us

Kebakaran TPA Rawa Kucing Kembali Membesar, 34 Warga Dievakuasi 

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 21 Oktober 2023 | 01:11

Kondisi api kebakaran di TPA Rawa Kucing, Kota Tangerang kembali membesar, Sabtu, 21 Oktober 2023. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kota Tangerang kembali membesar, Sabtu, 21 Oktober 2023.

Padahal, sebelumnya intensitas api kebakaran sudah mulai terkendali. Namun, angin kencang kembali memicu nyala api hingga merambat ke pembatas jalan.

Bahkan, salah satu kendaraan mobil milik petugas ikut dilalap kobaran api.

Kepala BPBD Kota Tangerang Maryono Hasan mengatakan, kondisi cuaca panas kemarau saat ini sangat menyulitkan upaya pemadaman.

"Penanganan siang ini cukup penuh perjuangan, karena melawan kecepatan angin yang tak bisa diperkirakan," ungkapnya.

Menurutnya, kendala cuaca, luasan area, serta medan atau pijakan yang mudah amblas menjadi penyebab api tak kunjung dapat dipadamkan sejak Jumat, 20 Oktober 2022, siang.

Kendati demikian, Maryono memastikan petugas akan terus melakukan upaya mulai dari pemadaman dengan air, pengerukkan sampah dengan alat berat, hingga mengambil tindakan evakuasi untuk warga sekitar.

"Api dari arah pintu tiga melebar terbawa angin dengan cukup cepat mendekati pemukiman," katanya.

Terkait pemadaman, sebanyak 534 personel gabungan OPD terkait Pemkot Tangerang dan lebih dari 59 truk tangki, alat berat dan ratusan personel masih berada di lokasi, serta bantuan waterbooming dari BNPB.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah pun menginstruksikan evakuasi terhadap para warga sekitar ke Kantor Kecamatan Neglasari guna menghindari dampak kebakaran bagi kesehatan.

"Saat ini ada 34 warga yang telah dievakuasi, 19 dewasa san 15 anak-anak," ucap Arief.

Arief pun meminta Dinas Sosial untuk memastikan ketersediaan bantuan kebutuhan masyarakat yang sedang mengungsi di kantor kecamatan.

"Kami sudah minta Dinsos untuk segera kirim bantuan terutama makanan untuk para pengungsi," tutupnya.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill