Connect With Us

Komitmen Fokus Pendidikan Ditunjukan Kota Tangerang

| Selasa, 26 April 2011 | 05:08

Wahidin Halim, Wali Kota Tangerang. (tangerangnews / dens)

TANGERANG-Komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam membangun dunia pendidikan telah dibuktikan dengan dibangunnya sekolah-sekolah bertingkat yang dimulai dari jenjang sekolah dasar (SD) sampai dengan sekolah menengah atas (SMA). 

Wali Kota Tangerang H Wahidin Halim Wahidin mengatakan, peningkatan kualitas pendidikan masih tetap dijadikan prioritas yang difokuskan pada pembangunan sekolah-sekolah. Keberhasilan yang selama ini telah dicapai di bidang pendidikan adalah karena komitmen Pemkot dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat kota Tangerang.
 
“Sudah menjadi tugas pemerintah untuk memenuhi dan melayani pendidikan bagi masyarakat. Bahkan selain sarana dan prasarana di bidang pendidikan, kualitas dan kompetensi guru terus ditingkatkan karena hal tersebut sangat penting dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas,” ungkap Wahidin.
Di tahun 2011 ini, Pemkot sendiri melaksanakan pembangunan dan renovasi 21 sekolah. Pemkot mengangarkan dana sebesar Rp 66 miliar dari APBD 2011 untuk pelaksanan proyek ini.
 
Pembangunan tersebut dilakukan secara bertahap untuk sekolah tingkat SD, SMP, SMA dan SMK Negeri.  Diantaranya SDN Batu Ceper 1, SDN Jurumudi 1, SDN Tanah Tinggi 2 dan 3, SDN Kedaung Wetan Baru 1 dan 2, SDN Poris Plawad, 4, 6 dan 11, SDN Uwung Jaya. Untuk tingkat SMP yakni SMPN 13 dan 22. Untuk SMK yakni Smk 6, 9 dan 10. Sedangkan untuk SMA dianataranya SMAN 4, 8, 12 dan 15.
 
Menurut Kepala Seksi Perencanaan Teknis Bangunan Dinas Tata Kota Tangerang Iwan Nursyamsu, selain merenovasi bangunan sekolah yang sudah tidak layak, sekolah-sekolah tersebut juga kan dibuat menjadi dua lantai dan melengkapinya dengan fasilitas sekolah yang ideal, seperti laboratorium, perpustakaan dan Unit Kesehatan Sekolah (UKS). “Saat ini pembangunan sekolah lebih kepada kelengkapan fasilitas, tidak hanya ruang kelas dan kantor,” katanya.
 
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Zaenudin menatakan, pendidikan di Kota Tangerang merupakan target utama dalam pembangunan, mulai dari Sumber Daya Manusia, sarana dan prasarana hingga kesejahteraan bagi pengajar.
 
Menyangkut masalah peningkatan sumber daya manusia (SDM), Pemkot juga telah membangun sekolah-sekolah kejuruan yang bertujuan untuk menyiapkan tenaga profesional dibidangnya yang siap kerja bahkan bisa menciptakan lapangan kerjanya sendiri. Keberhasilan ini ditunjukkan dengan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) Kota yang cukup tinggi yaitu sebesar 75,47.
 
“Inilah wujudnyata dari komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam usahanya untuk membangun kualitas sumber daya manusianya. Bahkan Pemkot Tangerang juga telah membangun beberapa SMK mulai dari SMK Penerbangan sampai SMK Teknik Informatika, yang bertujuan untuk menyiapkan tenaga-tenaga professional sejak dini sehingga para siswa-siswi Kota Tangerang nanti bisa bersaing ditengah era globalisasi,” tutur Zaenudin.(Advertorial)

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

KOTA TANGERANG
Mangkir, Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Bahar bin Smith Rabu Depan

Mangkir, Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Bahar bin Smith Rabu Depan

Sabtu, 7 Februari 2026 | 18:36

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus dugaan pengeroyokan kader Banser yang melibatkan Habib Bahar bin Smith.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill