Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One
Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TANGERANGNEWS.com- Tarian khas Kota Tangerang, yakni Tari Berendeng Nusa jadi sorotan ratusan pengunjung dalam pembukaan Festival Cisadane, Rabu, 22 November 2023.
Bagaimana tidak, kala itu merupakan momen pertama kali Tari Berendeng Nusa diperkenalkan di hadapan publik secara luas.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang Rizal Ridolloh mengatakan, suguhan Tari Berendeng Nusa memang sengaja dilakukan lantaran Festival Cisadane dinilai sebagai kesempatan tepat untuk mengenalkan tarian yang merepresentasikan budaya khas Kota Tangerang itu.
Menurutnya, ini juga menjadi bukti kekayaan dan keanekaragaman budaya di Kota Tangerang.
"Festival Cisadane ini menjadi momentum untuk mengenalkan dan mempopulerkan budaya lokal dari Kota Tangerang," katanya.
Tari Berendeng Nusa dibawakan oleh puluhan remaja putri dengan kostum kombinasi dari berbagai budaya melenggak-lenggok indah di atas Sungai Cisadane sambil diiringi lantunan Gambang Kromo.
Selain itu, pembukaan Festival Cisadane 2023 juga mengangkat tema akulturasi budaya dengan menghadirkan berbagai budaya lokal Kota Tangerang lainnya, seperti barongsai khas Cina Benteng sampai musik Gambang Kromo yang lekat dengan budaya Betawi.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TODAY TAGKawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
Sindikat pencurian spesialis modus geser tas yang beraksi di pusat perbelanjaan dibongkar polisi. Empat orang terduga pelaku dibekuk setelah Tim gabungan Polres Metro Bekasi dan Satresmob Bareskrim Polri memburu mereka.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews