Connect With Us

Keren! 300 Penari Tampilkan Tari Kolosal Gabungan 8 Kebudayaan di Pembukaan Porprov Banten 2022

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 20 November 2022 | 19:13

300 penari menampilkan Tari Kolosal Wangkawa Bumi Surosoan saat pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Banten 2022, di Stadion Banteng Reborn, Minggu 20 November 2022. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Banten 2022, Kota Tangerang menghadirkan pertunjukan yang memukau saat pembukaan di Stadion Banteng Reborn, Minggu 20 November 2022.

Sebanyak 300 penari dengan kompak menampilkan Tari Kolosal Wangkawa Bumi Surosoan, dikolaborasikan dengan Marching Band dan Rampag Bedug.

Diketahui, penampilan tarian kolosal dihadirkan dengan konsep kebudayaan delapan kabupaten kota se-Provinsi Banten. Dengan melibatkan 300 orang penari yang terdiri dari seniman maupun sanggar yang ada di Kota Tangerang.

Penampilan Tari Kolosal Wangkawa Bumi Surosoan yang berlangsung sekitar 20 menit ini berhasil menarik perhatian ribuan penonton. Para penari sukses memukau serta mematik detak kagum penonton yang memenuhi seluruh tribun Stadion Benteng Reborn Kota Tangerang.

Rizal Ridolloh, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Pertamanan  (Disbudparman) Kota Tangerang menyatakan tarian yang dihadirkan ini menggambarkan kehidupan masyarakat Provinsi Banten, untuk hidup berdampingan satu sama lain.

Lewat tari kolosal ini juga, menggambarkan kekayaan budaya delapan kabupaten kota di Provinsi Banten.

"Lewat gerak tari, kita berupaya menggambarkan kota kabupaten di Provinsi Banten. Seperti Kabupaten Tangerang dengan ciri konsep Tigaraksa, sedangkan Kota Tangerang yaitu Poris yang merupakan jawara perempuan. Begitu juga dengan kota kabupaten lainnya," jelasnya.

Ia berharap, dengan penampilan Tari Kolosal Wangkawa Bumi Surosoan dapat menghadirkan rasa kesatuan satu sama lain antar kota kabupaten di Provinsi Banten.

"Stadion Benteng Reborn diharapkan dapat menjadi saksi nyata kesatuan kota kabupaten di Provinsi Banten, tak hanya kebersamaan dan sportivitas lewat ajang olahraga saja, namun kesatuan yang nyata lewat keindahan tari," harap Rizal.

Sementara itu, Natasyas Sudirman salah satu penari dari Sanggar Padwadipa mengaku senang dapat terlibat dalam pagelaran pembukaan ajang olahraga terbesar di Provinsi Banten ini.

Ia pun merasa bangga, dapat menampilkan tari kolosal di lapangan Stadion Benteng Reborn yang begitu megah.

"Kami hadir menampilkan dengan penuh rasa satu kesatuan. Tak hanya untuk para atlet yang akan bertanding, tentu untuk seluruh penonton," serunya.

NASIONAL
Polisi Sasar 13 Pelanggaran di Operasi Patuh Jaya 2026, Berlakukan Tilang Manual

Polisi Sasar 13 Pelanggaran di Operasi Patuh Jaya 2026, Berlakukan Tilang Manual

Senin, 8 Juni 2026 | 05:09

Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Patuh Jaya 2026 selama 14 hari mulai 8 hingga 21 Juni 2026 dengan fokus meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

OPINI
Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Kamis, 4 Juni 2026 | 21:36

Di era digital pada saat ini bagian yang tidak terpisahkan atau tidak bisa kita tinggalkan di kehidupan kita sebagai manusia adalah komunikasi yang di mana komunikasi itu bisa membuat atau menyampaikan berbagai informasi dengan cepat.

WISATA
Situ Cihuni Pagedangan Jadi Hidden Gem, Punya Jalur Jogging dengan Pemandangan Hijau

Situ Cihuni Pagedangan Jadi Hidden Gem, Punya Jalur Jogging dengan Pemandangan Hijau

Selasa, 26 Mei 2026 | 22:58

Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill