Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com-Sanggar Lentera yang berlokasi di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, merupakan program dari peduli Kemenko PMK bersama Yayasan Asia Foundation yang bernama program Peduli.
Salah isu yang disoroti di Sanggar Lentera adalah tentang masyarakat adat yang terpinggirkan.
Awal terbentuknya Sanggar Lentera yakni pada tahun 2016 untuk kegiatan positif masyarakat sekitar, terutama perempuan agar menjadi lebih berdaya.

Sanggar Lentera berada di dalam kegiatan Koperasi Perempuan Lentera Benteng Jaya. Ada dua kegiatan yang kerap dilakukan yaitu seni Tari Cokek dan bermain alat musik Tehyan.
Tari Cokek mulanya sempat luntur dari kebudayaan dan sanggar berinisiatif untuk melestarikannya dengan mengembalikan citra tarian tersebut.
Lalu, mengajarkan kepada sekolah di sekitar Kelurahan Mekarsari untuk dijadikan ekstrakulikuler.
Sanggar ini juga sering tampil di beberapa acara dan terakhir tampil pada acara Ulang Tahun Kota Tangerang.

"Untuk pelatihan alat musik Tehyan kami mendatangkan langsung dari dosen dari Institut Kesenian Jakarta" ujar Henny Lim, Ketua Sanggar Lentera, Senin (12/4/2021).
Alat musik Akulturasi budaya Tionghoa dan Betawi ini dimainkan oleh 10 perempuan yang merupakan anggota dari Sanggar Lentera.
"Kegiatan yang dilakukan di Sanggar Lentera guna melestarikan budaya kesenian alat musik Tehyan" tambahnya.
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Salah satu kota mandiri di Tangerang, Paramount Petals dibangun dengan perencanaan matang di berbagai aspek, mulai dari lingkungan, keberlanjutan, hingga kenyamanan hidup
Rencana penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita mulai dibahas pemerintah. Saat ini, HET masih berada di angka Rp15.700 per liter dan belum mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews