Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TANGERANGNEWS.com - Kejenuhan yang dirasakan oleh para warga binaan pemasyarakatan (WBP) telihat hilang karena kemeriahan acara pentas seni narapidana yang menampilkan hasil kreativitas WBP di Lapas Kelas IIA Tangerang, Jalan LPK Pemuda No 1, Kota Tangerang, Kamis (22/2/2018).
Kepala Lapas Kelas IIA Tangerang Marlik Subiyanto mengatakan, kegiatan yang bertemakan Pentas Seni Narapidana Rutan dan Lapas se-Banten Raya ini merupakan hiburan untuk para narapidana dan petugas sipir jenuh selama beraktivitas di dalam rumah tahanan.
"Di dalam Lapas ini kan banyak permasalahan yang bisa membuat petugas dan penghuni stress. Dengan ini mereka bisa enjoy menikmati dan ini menjadi rumah mereka untuk menarik mereka sebagai penyemangat," ujarnya.
Tak hanya hiburan, panitia Pentas Seni Narapidana ini juga mensosialisasikan pentingnya sikap anti narkoba di tengah-tengah kegiatan tersebut.
"Kita mengambil tema yang berjiwa muda anti narkoba biar mereka juga mengingat bahwa narkoba tidak baik dan hal yang dilarang. Supaya ketika mereka bebas dari sini masih teringat bahwa ini pesan masuk ke mereka dan kembali kemasyarakat agar menuju jalan yang baik," ucap Marlik.
Berbagai kreativitas yang ditampilkan warga binaan pemasyarakatan se-Banten Raya yang berasal dari LP Anak, Wanita dan Pemuda pun turut memeriahkan acara ini. Mereka mementaskan band, stand up comedy, kerohanian dan kesenian lainnya.
Para narapidana dan petugas sipir pun terlihat terhibur dengan bernyanyi bersama-sama dan menyaksikan keseruan pada kegiatan yang menurut Marlik adalah dari narapidana dan untuk narapidana.
"Hiburan ini berasal dari WRB untuk WRB. Para WRB yang sudah terlatih dengan bakatnya ditampilkan di sini semua. Jadi tempatnya terbatas tapi kreativitas nya tidak terbatas," kata Marlik.
Disisi lain, aktivitas para narapidana di dalam rumah tahanan lapas pemasyarakatan yang ada di Tangerang diberikan kegiatan positif dan pelatihan oleh para petugas Kementerian Hukum dan HAM.
Marlik menjelaskan, seperti di Lapas Kelas IIA Tangerang tersedia berbagai fasilitas untuk para narapidana bisa mandiri setelah pulang dari rumah tahanan.
"Kegiatan mereka di sini macam-macam. Ada band ada kesenian lain, ada kerohanian. Untuk keterampilan kita siapkan ada pengelasan ada petukangan. Tentunya ada tempat kegiatannya," ungkap Marlik.
Untuk membina para narapidana, kata Marlik, perlu bersinergi dengan instansi terkait seperti Pemerintah Daerah. "Kita punya tenaga banyak tinggal mendidik aja apa yang mau dikerjakan," kata Marlik lagi.
Para narapidana juga memiliki hasil karya seni yang bisa dijadikan sebagai nilai ekonomis seperti membuat kembang, bunga kertas, tempat shalat, mainan, dan masih banyak lagi. Kemudian hasilnya akan dijual kepada pengunjung lapas.
"Dijualnya kita sudah pakai ekspose melalui website dan disediakan juga di Luar," papar Marlik.(RAZ/HRU)
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TODAY TAGPT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua predikat Platinum Alignment pada ajang La Tofi 2026.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews