Connect With Us

Pentas Seni Hilangkan Kejenuhan Narapidana di Lapas Kelas IIA Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 22 Februari 2018 | 17:00

Pentas seni narapidana yang menampilkan hasil kreativitas WBP di Lapas Kelas IIA Tangerang, Jalan LPK Pemuda No 1, Kota Tangerang, Kamis (22/2/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com - Kejenuhan yang dirasakan oleh para warga binaan pemasyarakatan (WBP) telihat hilang karena kemeriahan acara pentas seni narapidana yang menampilkan hasil kreativitas WBP di Lapas Kelas IIA Tangerang, Jalan LPK Pemuda No 1, Kota Tangerang, Kamis (22/2/2018).

Kepala Lapas Kelas IIA Tangerang Marlik Subiyanto mengatakan, kegiatan yang bertemakan Pentas Seni Narapidana Rutan dan Lapas se-Banten Raya ini merupakan hiburan untuk para narapidana dan petugas sipir jenuh selama beraktivitas di dalam rumah tahanan.

SENI

"Di dalam Lapas ini kan banyak permasalahan yang bisa membuat petugas dan penghuni stress. Dengan ini mereka bisa enjoy menikmati dan ini menjadi rumah mereka untuk menarik mereka sebagai penyemangat," ujarnya.

Tak hanya hiburan, panitia Pentas Seni Narapidana ini juga mensosialisasikan pentingnya sikap anti narkoba di tengah-tengah kegiatan tersebut.

"Kita mengambil tema yang berjiwa muda anti narkoba biar mereka juga mengingat bahwa narkoba tidak baik dan hal yang dilarang. Supaya ketika mereka bebas dari sini masih teringat bahwa ini pesan masuk ke mereka dan kembali kemasyarakat agar menuju jalan yang baik," ucap Marlik.

Berbagai kreativitas yang ditampilkan warga binaan pemasyarakatan se-Banten Raya yang berasal dari LP Anak, Wanita dan Pemuda pun turut memeriahkan acara ini. Mereka mementaskan band, stand up comedy, kerohanian dan kesenian lainnya.

Para narapidana dan petugas sipir pun terlihat terhibur dengan bernyanyi bersama-sama dan menyaksikan keseruan pada kegiatan yang menurut Marlik adalah dari narapidana dan untuk narapidana.

"Hiburan ini berasal dari WRB untuk WRB. Para WRB yang sudah terlatih dengan bakatnya ditampilkan di sini semua. Jadi tempatnya terbatas tapi kreativitas nya tidak terbatas," kata Marlik.

Disisi lain, aktivitas para narapidana di dalam rumah tahanan lapas pemasyarakatan yang ada di Tangerang diberikan kegiatan positif dan pelatihan oleh para petugas Kementerian Hukum dan HAM.

Marlik menjelaskan, seperti di Lapas Kelas IIA Tangerang tersedia berbagai fasilitas untuk para narapidana bisa mandiri setelah pulang dari rumah tahanan.

"Kegiatan mereka di sini macam-macam. Ada band ada kesenian lain, ada kerohanian. Untuk keterampilan kita siapkan ada pengelasan ada petukangan. Tentunya ada tempat kegiatannya," ungkap Marlik.

Untuk membina para narapidana, kata Marlik, perlu bersinergi dengan instansi terkait seperti Pemerintah Daerah. "Kita punya tenaga banyak tinggal mendidik aja apa yang mau dikerjakan," kata Marlik lagi.

Para narapidana juga memiliki hasil karya seni yang bisa dijadikan sebagai nilai ekonomis seperti membuat kembang, bunga kertas, tempat shalat, mainan, dan masih banyak lagi. Kemudian hasilnya akan dijual kepada pengunjung lapas.

  "Dijualnya kita sudah pakai ekspose melalui website dan disediakan juga di Luar," papar Marlik.(RAZ/HRU)

HIBURAN
Semarakkan HUT ke-81 RI, Paramount Petals Gelar Lomba Rakyat hingga Bazaar UMKM

Semarakkan HUT ke-81 RI, Paramount Petals Gelar Lomba Rakyat hingga Bazaar UMKM

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:07

Paramount Petals ikut merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui kegiatan Paramount Petals Semarak Kemerdekaan yang mengusung tema “Sinergi dalam Kebersamaan” yang digelar di Pasar Modern Paramount Petals pada Sabtu 22 Agustus 2026.

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

TANGSEL
329 Rumah Tak Layak Huni di Tangsel Rampung Diperbaiki, Pondok Aren Dapat Jatah Terbanyak

329 Rumah Tak Layak Huni di Tangsel Rampung Diperbaiki, Pondok Aren Dapat Jatah Terbanyak

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:35

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyelesaikan perbaikan 329 unit Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH) sepanjang 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill