KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com - Dua pengunjung Lapas Kelas 2A Pemuda dibekuk kepolisian sektor (Polsek) Tangerang, lantaran kedapatan membawa belasan narkotika jenis happy five (ineks).
Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Samono mengatakan, dua pengunjung lapas tersebut berinisial SOL, 24, dan IS, 19, yang merupakan warga Cengkareng, Jakarta Barat.
Ewo menjelaskan, tujuan kedua tersangka berkunjung ke Lapas Kelas 2A Pemuda yang bertempat di Jalan LP Pemuda, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, ini untuk membesuk saudaranya, Kamis (18/1/2018).
BACA JUGA:
"Ketika dilakukan pemeriksaan di P2U kedapatan membawa barang narkotika jenis pil ineks sebanyak 18 butir," ujar Ewo, Sabtu (20/1/2018).
Menurutnya, modus kedua tersangka menyelundupkan 18 butir ineks itu dengan cara menyembunyikan di dalam kemasan plastik bawaannya.

Barang Bukti
"Inexnya dimasukan ke dalam kardus susu dengan cara ditempel pada kemasan plastiknya," ungkap Ewo.
Menurut Ewo, barang haram tersebut sengaja dibawa tersangka untuk memenuhi pesanan narapidana yang memiliki kasus narkotika. "Barangnya pesanan napi atas nama Marlan," tutur Ewo.
Atas kejadian tersebut, kedua tersangka berikut barang bukti berupa 18 butir ineks, dua buah handphone, dan satu unit sepeda motor telah digelandang ke Mapolsek Tangerang. "Kasusnya masih dalam penyelidikan," papar Ewo.(RAZ/RGI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews