Connect With Us

Kasus Kriminal di Tangerang Turun, Narkoba Melesat

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 31 Desember 2017 | 11:00

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombespol Harry Kurniawan, saat menunjukan barang bukti dari kasus narkotika yang berhasil di amankan selama kurun waktu satu tahun. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com - Jumlah kasus kriminal yang terjadi di Kota Tangerang sepanjang tahun 2017 menurun dibandingkan tahun lalu. Namun jumlah kasus narkotika meningkat.

Hal itu diungkapkan langsung Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Harry Kurniawan. 

BACA JUGA:

Ia mengatakan, dari data yang telah terhimpun, jumlah kejadian kriminal pada tahun 2016 ada sebanyak 1.785 kasus.

Sementara disepanjang tahun 2017 ini ada sebanyak 742 kasus.

"Jadi pada tahun ini jika dibandingkan dengan tahun lalu ada penurunan tindak pidana kriminal sebanyak 56 persen," ujarnya di Mapolres Metro Tangerang Kota, Sabtu (30/12/2017).

Sedangkan dalam penyelesaian kasus kriminal. 

Dari data yang telah diketahui tersebut, Polres Metro Tangerang Kota berhasil menuntaskan kasus kriminal pada tahun 2016 lalu sebanyak 1.124 kasus.

Sementara pada tahun 2017 ini sebanyak 742 kasus yang terselesaikan.

"Jadi total penurunan untuk penyelesaian kasusnya ada sebanyak 34 persen," kata Harry.

Namun hal itu berbeda dengan kasus narkotika, kasus penyakit masyarakat ini mengalami peningkatan.

Adapun kasus narkotika yang terjadi di wilkum Polres Metro Tangerang Kota pada tahun 2016 lalu sebanyak 312 kasus, sedangkan disepanjang tahun 2017 ini terdapat 384 kasus.

"Jadi ada peningkatan kasus narkoba sebesar 30 persen," ujar Harry.

Kendati mengalami peningkatan, petugas kepolisian pun berhasil menuntaskan kasus narkotika pada tahun 2017 ini. 

"Penyelesaian kasusnya pun 100 persen," kata Harry.

Sementara barang bukti dari kasus narkotika ini, polisi berhasil mengamankan ganja sebanyak 24 kg, sabu-sabu 2,79 kg, gorilla 10,5 gram, serta barang berbahaya ada 1.069 butir. 

"Barang bukti ini selama kurun waktu satu tahun," papar Harry.(DBI/RGI)

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill