Connect With Us

UMT dan UPI Kolaborasi Edukasi Guru SD di Kota Tangerang Soal Industri Hijau

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 28 November 2023 | 23:38

Sejumlah dosen UMT dan UPI mengedukasi para calon guru dan guru SD di Kota Tangerang terkait industri hijau, 10 November 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dosen Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) bersama Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berkolaborasi dalam mengedukasi guru sekolah dasar (SD) di Kota Tangerang terkait industri hijau (Green Industry).

Melalui kegiatan ini diharapkan para guru dapat menerapkannya pada Kurikulum Merdeka melalui pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar.

Gugus Kendali Mutu (GKM) Prodi Pendidikan Fisika dan Prodi Fisika UPI Bidang Layanan dan Pengabdian Dr. Mimin Iryanti mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).

Program ini terbagi menjadi dua kegiatan, yang pertama diadakan di Kampus UMT pada 10 November 2023. Dengan tema "Green Industry, Green Energy dan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM)", kegiatan ini diikuti oleh 80 calon guru dan 25 guru SD.

"Sedangkan kegiatan kedua bertema “Teknik Menghemat Listrik dan Awal Waktu Subuh Menurut Syariat dan SAINS” digelar di Kampung Jimpitan, Batuceper, Kota Tangerang," kata Mimin, Selasa 28 November 2023.

Mimin menjelaskan, green industry merupakan perusahaan manufaktur yang dalam proses produksinya mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan, sejalan dengan program Making Indonesia 4.0.

Prinsip ini diyakini akan mampu menyelaraskan pembangunan industri dengan kelestarian lingkungan hidup.

"Dengan penerapan Industri hijau dapat meningkatkan daya saing dengan proses dan hasil produksi yang ramah lingkungan," jelasnya.

Perusahaan manufaktur sebisa mungkin meminimalisir bahan baku terbuang percuma untuk menekan jumlah limbah produksi. Tidak hanya meminimalisir bahan baku terbuang, industri hijau juga melibatkan kerja teknologi rendah karbon.

Teknologi-teknologi yang digunakan dalam industri hijau sebisa mungkin rendah energi, tidak menghasilkan limbah, sekaligus meningkatkan produktivitas.

Bahkan menurut Industrial Development Report yang dirilis oleh United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) pada 2011, industri manufaktur menyumbang hampir 30 persen gas rumah kaca yang memicu pemanasan global.

"Oleh karena itu, industri hijau perlu diterapkan untuk menekan angka kerusakan lingkungan dan memperbaiki kelestarian alam," terang Mimin.

Atas dasar ini, kata Mimin, masyarakat khususnya para calon guru dari program PGSD harus memiliki bekal dalam memahami konsep green industry dan dapat menerapkannya pada Kurikulum Merdeka melalui pembelajaran IPAS.

Setelah dikaji dan dianalisis bersama para calon guru PGSD FKIP UMT, ternyata green industry dapat dimasukkan dalam pembelajaran IPAS di fase C yaitu kelas V pada topik Permasalahan Lingkungan Mengancam Kehidupan.

"Atau di Kelas VI pada topik Ragam Permasalahan Lingkungan Akibat Perbuatan Manusia," Jelasnya.

Untuk diketahui dosen yang berkolaborasi dalam program ini diantaranya oleh Drs. Iyon Suyana, Prof. Dr. Parlindungan Sinaga, Dr. Selly Feranie, Dr. Muslim, Dr. Taufik Ramlan Ramalis, Drs. Agus Danawan, Drs. Waslaluddin, Dr. Achmad Samsudin, Alfiansah Sandion, Yizal Fajri, dan Aam Amaliah.

TEKNO
Abadikan Liburan Bak Fotografer Profesional, vivo V60 Series Hadirkan Teknologi Kamera ZEISS dan AI

Abadikan Liburan Bak Fotografer Profesional, vivo V60 Series Hadirkan Teknologi Kamera ZEISS dan AI

Jumat, 26 Desember 2025 | 17:59

vivo Indonesia resmi menghadirkan vivo V60 Series, sebuah generasi baru smartphone yang dirancang khusus sebagai "holiday kit" terbaik, untuk mengabadikan momen liburan dengan lebih jernih, kreatif, dan bermakna.

BANDARA
Amankan Arus Nataru, BNN Kota Tangerang Tes Urine Puluhan Pilot dan Pramugari di Bandara Soetta

Amankan Arus Nataru, BNN Kota Tangerang Tes Urine Puluhan Pilot dan Pramugari di Bandara Soetta

Rabu, 24 Desember 2025 | 22:30

Menjelang puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang melakukan langkah preventif ketat di sektor transportasi udara.

BISNIS
Pikat Korea Selatan, ROKA Collection Cetak Omzet Ratusan Juta di Seoul Design Festival 2025

Pikat Korea Selatan, ROKA Collection Cetak Omzet Ratusan Juta di Seoul Design Festival 2025

Kamis, 18 Desember 2025 | 21:03

-Produk kriya rotan asal Indonesia kembali membuktikan kualitasnya di panggung internasional. Brand lokal ROKA Collection sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi Seoul Design Festival 2025 yang berlangsung pada 12–16 November 2025 di Seoul

OPINI
Penutupan TPA Cipeucang dan Kegagalan Antisipasi Masalah Publik di Tangerang Selatan

Penutupan TPA Cipeucang dan Kegagalan Antisipasi Masalah Publik di Tangerang Selatan

Selasa, 23 Desember 2025 | 20:09

Penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang di Kota Tangerang Selatan belakangan ini memicu krisis pengelolaan sampah yang cukup serius. Dampak dari kebijakan tersebut terlihat dari munculnya tumpukan sampah di berbagai jalan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill