Connect With Us

Mahasiswa KKN Gembor UMT Sosialisasi Bahaya Stunting

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 18 September 2022 | 13:52

Narasumber Bidan Renita Eka Putri dan Dr. Tantry Widiyanarti, M. Si, saat melakukan seminar sosialisasi bahaya stunting di Aula Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, yang digelar mahasiswa KKN UMT, Sabtu, 17 September 2022. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Kelompok mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menggelar seminar sosialisasi bahaya stunting di Aula Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Sabtu, 17 September 2022.

Seminar ini dihadiri oleh dua narasumber, yakni Bidan Renita Eka Putri dan Dr. Tantry Widiyanarti, M. Si, beserta Lurah Gembor. Kemudian diikuti oleh 30 peserta, yang terdiri dari warga RW 08 dan mahasiswa KKN UMT beserta masyarakat umum.

Agenda seminar ini dimulai dari pembukaan, sambutan, dan dilanjut dengan acara inti yang disampaikan oleh narasumber sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UMT Kelurahan Gembor Dr. Tantry Widiyanarti, M. Si. 

Baca Juga :

Dorong Penurunan Stunting, Mahasiswa KKN UMT Edukasi Warga Kunciran Jaya Tangerang

KKN UMT Edukasi Anak-anak di Kunciran Jaya Tangerang Pekan Sikat Gigi Ceria

Menurutnya, stunting merupakan suatu masalah terhadap gizi yang kronis dan disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama.

"Sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yang kini tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya," jelasnya.

Ia menyatakan bahwa faktor penyebab terjadinya stunting yaitu faktor budaya, faktor asupan gizi, dan faktor ketersediaan pangan. 

Sementara itu, Bidan Renita Eka Putri menambahkan bahwa timbulnya masalah stunting terjadi pada saat masa kehamilan sampai anak berusia dua tahun.

"Permasalahan stunting pada tahun 2022 ini sangat meningkat” paparnya. 

Para warga juga banyak yang bertanya kepada kedua narasumber tentang ilmu stunting. Ada salah satu warga yang bertanya terkait berapa jarak waktu yang baik untuk bayi dalam menyusui.

"Karena seperti ibu bidan bilang tidak melulu bayi menangis karena mau susu,” ujar Atjih Sumiyati, peserta seminar.

Di penghujung acara mahasiswa KKN UMT juga mengadakan kuis dan warga yang bisa menjawab akan diberikan dooprize. Ada tiga warga yang berhasil menjawab kuis, dan mereka sangat antusias sekali untuk ikut serta menjawab kuis-kuis yang sudah disiapkan oleh mahasiswa KKN UMT. 

BANTEN
Sempat Gangguan, PLN Pastikan Seluruh Listrik di Banten Sudah Kembali Normal

Sempat Gangguan, PLN Pastikan Seluruh Listrik di Banten Sudah Kembali Normal

Rabu, 24 Juni 2026 | 15:12

PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di wilayah Banten telah kembali pulih sepenuhnya setelah gangguan yang terjadi pada salah satu pembangkit listrik milik mitra swasta beberapa waktu lalu.

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

TANGSEL
Imbas Pemadaman Listrik Bergilir di Tangerang, Genset Diburu Warga

Imbas Pemadaman Listrik Bergilir di Tangerang, Genset Diburu Warga

Rabu, 24 Juni 2026 | 16:05

Warga Gelombang pemadaman listrik bergilir yang melanda sejumlah wilayah di Tangerang dan sekitarnya belakangan ini memicu lonjakan permintaan alat kelistrikan darurat seperti generator set (genset).

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill