Kerja Sama Sampah Tangsel Berlanjut, Kota Serang Dapat Rp57 Miliar Per Tahun
Kamis, 1 Januari 2026 | 22:04
Pemerintah Kota (Pemkot) Serang resmi melanjutkan kerja sama pengelolaan sampah dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANGNEWS.com-Puluhan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menggelar aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Gedung DPRD Kota Tangerang, Selasa, 6 September 2022.
Pantauan TangerangNews, massa aksi tersebut datang dengan mendorong kendaraan motornya sebagai bentuk protes terhadap kebijakan naiknya harga BBM. Mereka juga membawa sejumlah spanduk bertuliskan aspirasinya.
Adapun massa aksi tersebut membawa sejumlah tuntutan, yakni menolak penyesuaian subsidi BBM, memperketat pengawasan pendistribusian BBM, dan mendesak pemerintah untuk memberantas mafia minyak.
Demonstrasi tersebut mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan Satpol PP. Aparat memasang barikade di depan gerbang Kantor DPRD Kota Tangerang.
"Kita minta ketua DPRD (menemui massa aksi) kita tidak butuh air minum, air minum bisa kita beli, tapi tidak dengan bensin," ujar Asrul Haruna, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMT dalam orasinya.
Pendemo menuntut pihak DPRD Kota Tangerang turun ke jalan untuk menemui massa aksi secara langsung dan berdiskusi.
Para mahasiswa mengancam akan memaksa masuk ke Gedung DPRD, jika pihak DPRD tidak menemui mereka.
Namun, Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo sedang tidak berada di lokasi.
Adapun massa aksi kemudian ditemui perwakilan DPRD Kota Tangerang, yakni dari Komisi II Saiful Milah Fraksi Golkar dan Komisi IV Apanudin Fraksi Gerindra.
Pemerintah Kota (Pemkot) Serang resmi melanjutkan kerja sama pengelolaan sampah dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TODAY TAGKota Tangerang terus menunjukkan daya tariknya sebagai salah satu destinasi wisata urban favorit di Jabodetabek dan sekitarnya.
Penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang di Kota Tangerang Selatan belakangan ini memicu krisis pengelolaan sampah yang cukup serius. Dampak dari kebijakan tersebut terlihat dari munculnya tumpukan sampah di berbagai jalan
Jelang malam pergantian tahun, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus melakukan persiapan dengan mengerahkan 150 petugas kebersihan untuk menjaga kebersihan selama momentum Tahun Baru 2026 nanti.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews