Connect With Us

Pemkot Tangerang Sebar 208 Ton Beras, Ukuran 5Kg Cuma Seharga Rp52 Ribu

Rangga Agung Zuliansyah, Yanto | Kamis, 22 Februari 2024 | 13:28

Warga Kota Tangerang membeli beras murah yang disebar pemerinta daerah bersam Bulog, Kamis 22 Februari 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) bekerja sama dengan BULOG, menjual beras medium Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) Gerakan Pangan Murah (GPM).

Beras ini disebar ke 104 kelurahan sebagai upaya stabilisasi harga.

Kepala DKP Kota Tangerang Muhdorun menuturkan, setiap kelurahan akan disediakan dua ton beras SPHP. Harga beras yang dijual pun dengan harga murah di bawah harga pasar saat ini. 

Hal ini merupakan upaya dari Pemkot Tangerang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya dalam menyediakan pangan murah.

"Beras yang dijual adalah ukuran 5kg dengan harga Rp52 ribu. Berarti, dengan harga per kilogram adalah Rp10.400," ungkapnya, Kamis 22 Febuari 2024. 

GPM akan berlangsung selama tiga hari mulai dari hari ini hingga 24 Februari 2024. Lalu, akan dilanjutkan disesuaikan dengan harga beras di pasaran.

Diharapkan, masyarakat dapat memanfaatkan program ini dengan baik. 

"Kami harap dengan GPM ini kebutuhan pangan masyarakat bisa tercukupi. Mudah-mudahan, program GPM ini dapat dimanfaatkan dengan maksimal," lanjutnya. 

Di Kecamatan Cibodas, gerakan pangan murah berlangsung bersama dengan event Pekan Raya Kota Tangerang yang menghadirkan produk UMKM unggulan, kesenian, kuliner, hingga hiburan.

Camat Cibodas Buceu Gartina, mengatakan Pekan Raya Kota Tangerang dibuka sejak pukul 08.00 WIB, hingga selesai. Event ini dibuka untuk umum secara gratis tanpa tiket masuk.

Di Pekan Raya Kota Tangerang terdapat 3 stand UMKM unggulan Kota Tangerang, 1 stand Job Fair, 1 stan Dinas Kesehatan, 1 Stand perbankan, dan 1 stand perpajakan.

"Sepanjang empat hari berlangsung, Pekan Raya Kota Tangerang akan dimeriahkan dan dipadati dengan berbagai kegiatan. Ditambah ada dengan gerakan pangan murah buat masyarakat Kota Tangerang dan siapapun yang hadir," ujarnya.

Salah satu warga, Lianah, mengaku sangat terbantu dengan program ini. Ia dapat membeli beras dengan harga Rp52 ribu per 5 kilogram, jauh lebih murah dari harga pasaran yang mencapai Rp70 ribu.

“Selisihnya bisa dipakai untuk membeli kebutuhan lain,” kata Lianah, warga Kelurahan Cibodas, Kecamatan Cibodas.

Hal senada diungkapkan Gunawan. Ia berharap program ini dapat diperluas jangkauannya dan dirutinkan pelaksanaannya.

“Sangat bermanfaat, di sini sudah disediakan job fair dan berbagi hiburan,” tuturnya.

HIBURAN
Siap-siap! Tangerang Culinary Day 2026 Hadirkan Jajanan Khas hingga Konser Musik Gratis

Siap-siap! Tangerang Culinary Day 2026 Hadirkan Jajanan Khas hingga Konser Musik Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:10

Pecinta kuliner di Tangerang dan sekitarnya bersiaplah. Ajang tahunan Tangerang Culinary Day 2026 akan kembali menyapa masyarakat pada Sabtu, 12 September 2026, bertempat di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang.

BISNIS
Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:29

Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
Hasil CKG di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Hasil CKG di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:24

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat sebanyak 5.969.889 warganya telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill