PLN UID Banten Gelar Simulasi Penanganan Limbah B3, Latih Respons Cepat Kondisi Darurat
Minggu, 4 Oktober 2026 | 13:36
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) bekerja sama dengan BULOG, menjual beras medium Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) Gerakan Pangan Murah (GPM).
Beras ini disebar ke 104 kelurahan sebagai upaya stabilisasi harga.
Kepala DKP Kota Tangerang Muhdorun menuturkan, setiap kelurahan akan disediakan dua ton beras SPHP. Harga beras yang dijual pun dengan harga murah di bawah harga pasar saat ini.
Hal ini merupakan upaya dari Pemkot Tangerang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya dalam menyediakan pangan murah.
"Beras yang dijual adalah ukuran 5kg dengan harga Rp52 ribu. Berarti, dengan harga per kilogram adalah Rp10.400," ungkapnya, Kamis 22 Febuari 2024.
GPM akan berlangsung selama tiga hari mulai dari hari ini hingga 24 Februari 2024. Lalu, akan dilanjutkan disesuaikan dengan harga beras di pasaran.
Diharapkan, masyarakat dapat memanfaatkan program ini dengan baik.
"Kami harap dengan GPM ini kebutuhan pangan masyarakat bisa tercukupi. Mudah-mudahan, program GPM ini dapat dimanfaatkan dengan maksimal," lanjutnya.
Di Kecamatan Cibodas, gerakan pangan murah berlangsung bersama dengan event Pekan Raya Kota Tangerang yang menghadirkan produk UMKM unggulan, kesenian, kuliner, hingga hiburan.
Camat Cibodas Buceu Gartina, mengatakan Pekan Raya Kota Tangerang dibuka sejak pukul 08.00 WIB, hingga selesai. Event ini dibuka untuk umum secara gratis tanpa tiket masuk.
Di Pekan Raya Kota Tangerang terdapat 3 stand UMKM unggulan Kota Tangerang, 1 stand Job Fair, 1 stan Dinas Kesehatan, 1 Stand perbankan, dan 1 stand perpajakan.
"Sepanjang empat hari berlangsung, Pekan Raya Kota Tangerang akan dimeriahkan dan dipadati dengan berbagai kegiatan. Ditambah ada dengan gerakan pangan murah buat masyarakat Kota Tangerang dan siapapun yang hadir," ujarnya.
Salah satu warga, Lianah, mengaku sangat terbantu dengan program ini. Ia dapat membeli beras dengan harga Rp52 ribu per 5 kilogram, jauh lebih murah dari harga pasaran yang mencapai Rp70 ribu.
“Selisihnya bisa dipakai untuk membeli kebutuhan lain,” kata Lianah, warga Kelurahan Cibodas, Kecamatan Cibodas.
Hal senada diungkapkan Gunawan. Ia berharap program ini dapat diperluas jangkauannya dan dirutinkan pelaksanaannya.
“Sangat bermanfaat, di sini sudah disediakan job fair dan berbagi hiburan,” tuturnya.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.
Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews