Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari
Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 1.771 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, menerima bantuan sosial (bansos) berupa beras bulog seberat 10 kilogram, pada Rabu 07 Febuari 2024.
Kegiatan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang ini diadakan selama dua hari. Untuk hari pertama khusus untuk RW 01-10 dan dilanjutkan lusa untuk RW 11-17.
"Bansos tersebut merupakan program bantuan pangan yang rutin disalurkan setiap bulan oleh pemerintah dalam rangka meringankan beban ekonom masyarakat," kata Aceng Supriatna, Lurah Uwung Jaya.
Selain penyaluran bansos, dilakukan juga pengecekan kesehatan, seperti gula darah dan darah tinggi.
"Kami akan sama memberikan imbauan kepada warga bilamana ada yang tensi gula darahnya tinggi, untuk selalu menjaga kesehatan," ujar Aceng.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat penerima untuk meringankan beban ekonomi, terutama di tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil.
Proses penyaluran bansos berjalan tertib dan lancar. Para Keluarga penerima manfaat yang telah terdata datang sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Siti Wulandari salah satu penerima mengatakan, bantuan beras tersebut sangat bermanfaat bagi keluarganya.
"Kami berterima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan, ini sangat membantu kami untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari," ungkapnya.
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TODAY TAGKasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews