Connect With Us

Korban Banjir di Kota Tangerang Bisa Hubungi Nomor Ini untuk Minta Bantuan

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 5 Desember 2023 | 01:00

Kepala BPBD Kota Tangerang Maryono Hasan. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Beberapa hari ini, Kota Tangerang terus diselimuti hujan deras disertakan angin. Sejumlah wilayah pun sempat terendam banjir sehingga menganggu aktifitas warga. 

Sebagai informasi, jika masyarakat Kota Tangerang membutuhkan bantuan terkait bencana banjir atau lainnya, BPBD setempat memiliki emergency call di nomor 112 dan nomor piket 24 jam di 021-5582144.

Masyarakat bisa menghubungi nomor tersebut jika membutuhkan bantuan evakuasi maupun logistik.

Sementara sebagai langkah antisipasI, (BPBD Kota Tangerang pun mengimbau masyarakat lebih bersiap dan waspada bencana dengan musim transisi dari kemarau ke musim penghujan. 

Kepala BPBD Kota Tangerang Maryono Hasan mengungkapkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memprakirakan potensi hujan intensitas tinggi sudah mulai terjadi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). 

“Secara umum, wilayah Jabodetabek sudah mulai memasuki awal musim penghujan. Hujan dapat terjadi pada malam, dini hari bahkan di pagi hari dengan intensitas ringan hingga sedang,” ungkapnya Senin 4 Desember 2023. 

Ia pun mengimbau, masyarakat Kota Tangerang melakukan langkah-langkah mitigasi mencegah potensi dampak akibat perubahan cuaca.

Seperti tidak membuang sampah ke saluran air dan memastikan tidak adanya hambatan pada saluran air, sungai atau danau yang ada disekitar lingkungan. 

“Selain seluruh petugas dari berbagai OPD yang sudah dikerahkan. Ada baiknya, masyarakat juga ikut mengupayakan pembersihan saluran air dan drainase," ujarnya.

Sedangkan untuk pembersihan tandon, embung, kali atau sungai, warga bisa melakukan pengaduan atau permohonan pembersihan ke petugas DPUPR, BPBD atau informasikan ke wilayah.

Maryono juga mengimbau masyarakat untuk waspada pada potensi pohon tumbang, saat hujan dan angin kencang melanda.

“Jangan berteduh di bawah pohon atau reklame, upayakan berteduh di tempat yang aman, dan selalu berkonsentrasi dan berhati-hati secara penuh saat berkendara,” tegasnya. 

Selain personel dan sarana prasarana, BPBD Kota Tangerang juga telah menyiagakan delapan Posko Bencana, di Kota Tangerang.

Di antaranya Mako BPBD Kota Tangerang, UPT Ciledug, UPT Cibodas, UPT Batuceper, UPT Periuk, Pos Benda, Pos Pinang dan Pos Keroncong.

“Langkah ini diambil, sebagai upaya antisipasi jika terjadi bencana di Kota Tangerang, untuk dapat ditangani dengan sigap siaga. Posko Bencana aktif 24 jam, petugas juga akan fokus pada situasi daerah rawan bencana,” tutup Maryono.

OPINI
Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka

Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:38

Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

HIBURAN
Vapeo Vapestore: Toko Vape Paling Recommended di Kabupaten Tangerang

Vapeo Vapestore: Toko Vape Paling Recommended di Kabupaten Tangerang

Senin, 2 Februari 2026 | 10:11

Memilih toko vape yang tepat adalah kunci mendapatkan produk original dengan harga yang fair. Vapeo Vapestore telah menjadi pilihan utama para vaper di Kabupaten Tangerang

KAB. TANGERANG
Pelaku Mutilasi di Pasar Kemis Divonis Seumur Hidup, Freezer untuk Simpan Mayat Dimusnahkan Kejari

Pelaku Mutilasi di Pasar Kemis Divonis Seumur Hidup, Freezer untuk Simpan Mayat Dimusnahkan Kejari

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:51

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang memusnahkan barang bukti berupa Freezer yang digunakan pelaku mutilasi untuk menyimpan mayat korban.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill