Connect With Us

Antisipasi Musim Hujan, Wali Kota Tangsel Ingatkan Soal Banjir Besar Tahun 2020

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 12 November 2023 | 17:34

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, saat Apel Kesiapsiagaan Bencana dan Gelar Pasukan BPBD Kota Tangsel mengantisipasi musim penghujan, Sabtu 11 November 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan memastikan kesiapan seluruh pasukan dalam menghadapi potensi-potensi yang akan terjadi, pada saat peralihan memasuki musim hujan di wilayah tersebut.

Hal ini mengingat banjir besar yang terjadi di Tangsel pada musim hujan tahun 2020 lalu.

"Musim penghujan di tahun 2023 ini mengalami kemunduran. Kita mesti ingat bersama di tahun 2019 terjadi keterlambatan musim hujan, dan justru diikuti banjir besar saat memasuki tahun 2020," ucap Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana dan Gelar Pasukan BPBD Kota Tangsel, Sabtu 11 November 2023.

Untuk diketahui, banjir yang terjadi pada pada 1-2 Januari 2020 lalu, merendam 119 titik Kota Tangsel. Sebanyak 18 ribu jiwa terdampak banjir, dengan korban meninggal dunia mencapai 4 orang.

Korban terbanyak berada di Kecamatan Pondok Aren, Setu, Pamulang, Serpong Utara, Ciputat, Serpong, dan Ciputat Timur.

Banjir tersebut juga merusak sejumlah fasilitas yang menyebabkan kerugian mencapai Rp28 miliar, seperti dikutip dari Okezone, Minggu 12 November 2023.

Untuk itu, Benyamin menginstruksikan seluruh jajaran hingga tingkat kewilayahan untuk mengantisipasi hal tersebut. 

"Camat, lurah dan para pengurus RT/RW agar bersama-sama mengantisipasi hal ini. Bisa dilakukan giat bersih-bersih saluran air," ujarnya.

Benyamin juga mengingatkan dinas terkait agar terus siaga dalam penanggulangan bencana yang waktu kedatangannya tidak bisa diprediksi.

Sebab hanya dengan kesiapsiagaan dan kerja sama yang baik, dapat meminimalisir dampak bencana yang mungkin terjadi.

"Oleh karena itu perlu adanya koordinasi dan kolaborasi yang baik dalam proses pengurangan risiko bencana di Tangsel. Sebab pada hakikatnya bencana adalah urusan bersama untuk kemanusiaan," tambahnya.

Sutang, Kepala BPBD Kota Tangsel mengatakan apel dan gelar pasukan ini merupakan titik awal dalam kesiapan penanganan bencana yang baik.

Apalagi, peralihan musim menuju musim hujan sudah mulai nampak di Tangsel.

"Kita gelar pasukan untuk memastikan sejauh mana kekuatan kita untuk melakukan penanganan bencana. Sampai saat ini, BPBD masih mendistribusikan air bersih kepada masyarakat yang masih terdampak fenomena el nino, kemarau panjang dan kekeringan," terangnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

BANTEN
PLN Surplus Listrik 3.725 MW, Pemprov Banten Optimistis Bisa Tarik Minat Investor

PLN Surplus Listrik 3.725 MW, Pemprov Banten Optimistis Bisa Tarik Minat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 10:13

Ketersediaan pasokan listrik yang melimpah menjadi salah satu modal utama Provinsi Banten dalam menarik investasi baru.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill