Connect With Us

Awas Tersengat, Simak 4 Tips Aman Memakai Listrik saat Musim Hujan

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 7 November 2023 | 17:40

PLN UID Banten melakukan sosialisasi keselamatan kelistrikan di SDN Tangerang 6, Jalan Nyimas Melati, Kelurahan Sukarasa, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang,. (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra )

TANGERANGNEWS.com- Sebagian besar wilayah di Banten kini mulai memasuki musim hujan terlihat dari meningkatnya intensitas curah hujan beberapa waktu lalu.

Untuk itu, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten masyarakat agar waspada dalam penggunaan listrik dapat musim hujan tiba, khususnya ketika hujan deras.

Pasalnya, air merupakan konduktor yang mampu menghantarkan listrik sehingga sangat rentan bahaya tersengat listrik.

General Manager PLN UID Banten Abdul Mukhlis mengatakan, terdapat beberapa hal yang perlu diketahui oleh masyarakat terkait instalasi penggunaan listrik di musim hujan.

Pertama, jika terjadi hujan deras hendaknya berteduh ke tempat aman. Hindari tempat-tempat berteduh yang berpotensi membahayakan seperti tiang jaringan listrik seperti, gardu, hingga sekitar kabel listrik.

"PLN UID Banten secara rutin mengecek tiang, gardu, dan kebel listrik untuk memastikan tidak ada arus bocor," ucap Abdul Mukhlis, Selasa, 07 November 2023.

Kedua, masyarakat diimbau agar memastikan kabel listrik yang berada di sekitarnya dalam kondisi terbungkus serta terisolasi sempurna. Sebab, hal ini guna mencegah arus listrik tidak terhantar dan membahayakan siapa pun di sekitarnya.

Abdul Mukhlis menyatakan, pihaknya selalu rutin memeriksa kondisi kabel-kabel listrik yang ada.

Ketiga, segera tekan ke arah bawah meter circuit breaker (MCB) dan cabut seluruh colokan listrik saat hujan semakin kencang hingga menyebabkan genangan air mulai memasuki rumah. 

Masyarakat juga diminta untuk menaikkan alat-alat elektronik ke tempat lebih tinggi.

"Agar keamanan dan keselamatan para penghuni rumah terjaga dan terhindar dari bahaya tersengat listrik," tegasnya.

Terakhir, PLN mengimbau agar masyarakat melaporkan potensi bahaya listrik saat hujan deras melalui aplikasi PLN Mobile maupun contact center PLN 123.

Pasalnya, petugas PLN akan segera mengecek dan menjauhkan masyarakat dari potensi bahaya listrik akibat hujan deras.

Dikatakan Abdul Mukhlis, petugas pelayanan teknik PLN akan segera meluncur ke lokasi pelapor guna menindaklanjuti informasi tersebut.

"Laporan dan informasi dari masyarakat juga penting untuk kami," ujarnya.

Selain itu, PLN menegaskan akan melakukan pemadaman listrik melalui gardu distribusi di wilayah terdampak banjir akibat hujan terus mengguyur.

"Hal ini kami lakukan agar tidak ada potensi bahaya karena bagi PLN, tidak ada yang lebih penting selain jiwa manusia," pungkasnya.

PROPERTI
Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:12

Warga Tangerang kini memiliki pilihan transportasi baru untuk menuju Jakarta. Paramount Petals menghadirkan layanan shuttle bus harian yang menghubungkan kawasan Paramount Petals dengan Counter DayTrans Grogol, Jakarta Barat.

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

NASIONAL
IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

Rabu, 5 Agustus 2026 | 14:41

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.

KOTA TANGERANG
Batuceper, Neglasari, Cipondoh Paling Rawan Kekeringan dan Kebakaran saat Kemarau

Batuceper, Neglasari, Cipondoh Paling Rawan Kekeringan dan Kebakaran saat Kemarau

Kamis, 6 Agustus 2026 | 15:42

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperkuat langkah-langkah mitigasi dan kesiapsiagaan guna menghadapi musim kemarau yang diprediksi masih akan berlangsung hingga September 2026 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill