Connect With Us

Wewenang dan Personel Terbatas Jadi Alasan Dishub Kota Tangerang Sulit Tindak Truk Tanah

Yanto | Jumat, 8 Maret 2024 | 18:37

Sekretaris Dishub Kota Tangerang Agus Wibowo. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang mengakui jika masih ada truk yang kerap beroperasi di luar jam operasional.

Namun keterbatasan wewenang dan personel menjadi kendala dishub dalam melakukan penindakan.

Hal itu dikatakan Sekretaris Dishub Kota Tangerang Agus Wibowo usai menemui mahasiswa yang melakukan aksi demo terkait truk langgar jam operasional tersebut, Jumat 8 Maret 2024.

"Memang sering terjadi di Kota Tangerang, karena terbatasnya anggota kami di lapangan," ujarnya.

Namun, dishub juga tidak bisa menindak secara tegas, karena butuh penindakan bersama dengan instansi lain seperti Kepolisian.

"Harapan kami ada penindakan seperti truk dikandangi dan ada penahanan. Namun saat ditindak seperti penilangan, sopir truk tanah tersebut juga tidak jera dan tetap beroperasi di luar aturan," tukas Agus.

Jalan satu-satunya, dishub akan memberikan teguran secara tegas ke pihak perusahaan pemilik truk tanah tersebut.

"Kami akan mencari perusahaan truk tanah untuk dilakukan dialog agar mereka mematuhi jam operasional di Kota Tangerang," papar Agus.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill