Connect With Us

Truk Tanah Kerap Makan Korban, Puluhan Mahasiswa Geruduk Dishub Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 8 Maret 2024 | 15:36

Puluhan mahasiswa demo di Kantor Dishub Kota Tangerang terkait truk tanah yang langgar jam operasional, Jumat 8 Maret 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Peduli Akan Sosial (IMPAS) menggeruduk Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang, Jumat 8 Maret 2024.

Mereka demo lantaran masih banyaknya truk tanah yang melanggar jam operasional, hingga memakan korban jika akibat kecelakaan.

Koordinator aksi demo, Anton Hadiyatman menjelaskan pihaknya kecewa terhadap Dishub yang tidak konsisten melakukan penertiban terhadap truk yang beroperasi di luar jam operasional sesuai ketentuan perda.

Akibatnya, selain kemacetan lalu lintas, truk tersebut juga kerap terlibat kecelakaan hingga menghilangkan nyawa.

"Jadi kami menuntut Dishub untuk segera melakukan tindakan tegas kepada truk tanah, karena banyak warga Kota Tangerang jadi korban," terangnya.

Sementara saat aksi demo tersebut, kepala dishub tidak menemui para mahasiswa sehingga mereka pun menerobos masuk ke dalam kantor.

Kabid Angkutan Dishub Kota Tangerang Maulana Danamik menyampaikan saat ini kepala dishub sedang keluar karena ada keperluan rapat.

"Untuk pimpinan sedang keluar ada urusan rapat," katanya.

BANTEN
Ekonomi Banten Sepanjang 2025 Menguat, Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama

Ekonomi Banten Sepanjang 2025 Menguat, Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama

Kamis, 12 Februari 2026 | 22:03

Kinerja ekonomi Provinsi Banten sepanjang 2025 menunjukkan penguatan yang signifikan. Kekuatan ditopang oleh konsumsi rumah tangga dan investasi yang tetap terjaga.

NASIONAL
Capai 143 Ribu Ton Per Hari, Pemerintah Sebut Sampah di RI Sudah Fase Krisis

Capai 143 Ribu Ton Per Hari, Pemerintah Sebut Sampah di RI Sudah Fase Krisis

Kamis, 12 Februari 2026 | 21:48

Indonesia berada dalam fase krisis sampah. Data terbaru menunjukkan angka yang mengejutkan, setiap harinya masyarakat menghasilkan sekitar 143 ribu ton sampah, namun hanya 24 persen yang mampu dikelola dengan baik.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill