Warga Keranggan Tangsel Kekeringan, Pemkot Salurkan 4.000 Liter Air Bersih
Kamis, 9 Juli 2026 | 16:11
Cuaca panas ekstrem yang terjadi wilayah Kota Tangserang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya, mulai mengakibatkan kekeringan.
TANGERANGNEWS.com-Sejumlah warga melakukan aksi sweeping truk tanah yang melintas di, Jalan Marsekal Suryadarma, Kelurahan Karang Sari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Rabu 10 Januari 2024, dini hari.
Aksi ini merupakan buntut dari peristiwa pemotor wanita warga setempat berinisial SH, yang tewas tertarak dan terlindas truk di dekat Pondok Pesantren Darul Ulum, Minggu 7 Januari 2024, lalu.
Dalam video yang beredar di sosial media, sejumlah warga tak hanya terlihat menghentikan truk-truk yang melintas di lokasi, tapi juga menarik paksa para sopir untuk turun dar truk.
Selain itu juga diduga terjadi pengeroyokan terhadap para sopir tanah oleh warga yang emosi.
"Terjadi kerusuhan akibat kecelakaan kemarin, nyambung. Dari anak muda (Kampung) Rawa Rotan dan Sewan gabung. (Sweping) Di daerah Rawa Rotan sampai Jalan Baru, semua sopir dipukuli, abis semua mobil tanah," ujar pria yang merekam kejadian tersebut.
Berdasarkan informasi, aksi sweeping ini berlangsung pada Rabu 9 Januari 2024, pukul 00.30 WIB hingga 03.00 WIB. Aksi sweeping juga dilakukan karena warga kecewa lantaran pihak Kepolisian belum menangkap sopir truk penabrak pemotor wanita.
"Jadi warga marah karena sopir truk pelaku yang nabrak korban belum tertangkap, mereka melampiaskan dengan sweeping," kata Yusuf, warga setempat.
Cuaca panas ekstrem yang terjadi wilayah Kota Tangserang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya, mulai mengakibatkan kekeringan.
TODAY TAGBanyak investor tertarik membeli aset crypto hanya karena melihat harga yang sedang naik. Padahal, keputusan investasi yang baik berdasarkan analisis fundamental.
Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.
Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin akhirnya padam, setelah petugas pemadam berjibaku memadamkan api selama 10 hari sejak Selasa 30 Juni 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews