Mutasi Kendaraan Masuk Banten Dapat Diskon 20 Sampai 40 Persen
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:18
Kabar baik bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor dari luar Provinsi Banten dan berencana melakukan mutasi masuk.
TANGERANNEWS.com-Polres Metro Tangerang menjelaskan kronologis pemotor wanita yang tewas terlindas truk tanah di Jalan Marsekal Suryadarma, dekat Pondok Pesantren Darul Ulum, Selapajang, Neglasari, Kota Tangerang, pada Minggu 7 Januari 2024, malam.
Kanit Laka Lantas Polres Metro Tangerang AKP Badruzzaman menjelaskan kecelakaan itu menimpa korban berinisial SH, yang mengendarai sepeda motor Honda Scoppy nopol B-3562-COP.
Awalnya korban melaju dari arah Neglasari menuju ke arah Selapajang. Sesampainya di pertigaan Ponpes Darul Ulum, mencoba mendahului truk tanah dari sebelah kiri.
"Namun korban hilang kendali kemudian setang kanan motonya menyenggol body samping kiri truk," katanya, Senin 8 Januari 2024.
Akibatnya, korban pun terjatuh ke kanan dan masuk ke kolong, hingga akhirnya terlindas roda belakang sebelah kiri truk tidak dikenal tersebut.
"Korban mengalami luka beat dan meninggal dunia di TKP," pungkas Badruzzaman.
Kemudian jenazah korban dibawa ke RSUD Tangerang untuk dilakukan visum. Sementara Unit Laka Lantas Polres Metro Tangerang Kota masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai pengendara truk yang terlibat kecelakaan itu.
Kabar baik bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor dari luar Provinsi Banten dan berencana melakukan mutasi masuk.
TODAY TAGAksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
Coway Indonesia memperluas lini solusi home wellness dengan memperkenalkan Yonsu, water softener yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas air yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat bersentuhan dengan kulit dan rambut.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews