Aplikasi Bantu Cari Jadi Solusi Digital Lacak Barang hingga Orang Hilang
Jumat, 9 Januari 2026 | 15:33
Kehilangan barang, hewan peliharaan, hingga anggota keluarga kini tak lagi harus dihadapi sendirian.
TANGERANGNEWS.com-Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya mendirikan 26 Pos Pantau untuk mengantisipasi berbagai gangguan Kamtibmas dan aksi kriminal selama bulan Ramadan 1445 H.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menjelaskan pos pantau ini terdiri dari empat pilar yakni bersama TNI, pemerintah daerah dan potensi masyarakat (Potmas).
Pendirian pos dilakukan mengingat selama Ramadan terdapat kegiatan-kegiatan masyarakat yang eskalasinya meningkat, baik setelah pelaksanaan salat tarawih, jelang buka puasa, menjelang waktu sahur hingga setelah Salat Subuh.
"Ini sebagai upaya dalam mengantisipasi tawuran, geng motor, begal, balap liar geng motor berkedok Saur on the road (SOTR), maupun tindak kejahatan lainnya," ujarnya, Kamis 14 Maret 2024.
Pihaknya ingin memastikan semua aktivitas masyarakat aman dan kondusif. Begitu juga untuk mengantisipasi kerawanan dan segala hal yang mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota.
"Pos Pantau tersebut akan dijaga petugas yang telah ditunjuk. Didukung giat Patroli Skala Besar oleh petugas gabungan di beberapa wilayah yang dianggap rawan dan melewati Pos Pantau yang digelar," tambah Kapolres.
Adapun 26 lokasi Pos Pantau tersebut antara lain:
-Kampung Berkelir Jalan Perintis Kemerdekaan Babakan
-Depan Cluster Pinus Tanah Tinggi
-Depan Stasiun Commuter Line Poris Gaga
-Belakang Perum Arcadia Batuceper
-Parung Serab Ciledug
-Depan Hypermart Kreo Larangan
-Green Lake
-Taman Elang Periuk
-Palem Semi Cibodas
-Situ Cipondoh
-Jalan Halim Perdanakusumah
-Jalan Pembangunan
-Depan Aeropolis Neglasari
-Bayur Koang Jaya
-Jalan Teuku Umar Karawaci
-Jalur Sutera Barat
-Exit Tol Cipete
-Graha Raya
-Depan Perum Permata Icon Karet
-Pasar Kedaung Sepatan
-Jalan KH Saadullah Pakuhaji
-Airport City
-Simpang Empat RS BUN
-PIK 2
Kehilangan barang, hewan peliharaan, hingga anggota keluarga kini tak lagi harus dihadapi sendirian.
TODAY TAGMusisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi
Pasca didemo oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (BEM UMJ) terkait penangan sampah, Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, langsung angkat bicara.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews