KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Polsek Karawaci, Polres Metro Tangerang Kota tengah memburu terduga pelaku penganiayaan terhadap pria paruh baya pengendara motor di depan Gereja Pantekosta, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Bojong Jaya, Kecamatan Karawaci, Selasa 19 Maret 2024, lalu.
Korban diketahui berinisial K warga asal Bogor, Jawa Barat. Dia dianiaya pelaku yang mengaku sebagai preman diduga usai senggolan motor tak jauh dari lokasi kejadian.
Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka serius pada bagian kepalanya.
Kapolsek Karawaci Kompol Antonius saat dikonfirmasi membenarkan terkait kejadian itu. Polisi yang saat itu mendengarkan informasi, langsung mendatangi lokasi yang dimaksud.
Pihaknya juga membantu mengantarkan korban untuk mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
"Selain mengantar korban, tim kita juga berupaya mengejar pelaku. Namun saat itu kita sudah kehilangan jejak," ujar Antonius, Jumat 22 Maret 2024.
Selain memburu pelaku yang belum diketahui identitasnya, mereka juga masih mendalami motif penganiayaan tersebut.
"Korban dan terduga pelaku sama-sama pengendara motor kawasan tersebut. Pelaku hingga kini masih kami buru dan semoga bisa kami tangkap dalam waktu dekat ini," jelas Antonius.
Ia berpesan apabila masyarakat mengetahui kejadian atau keberadaan terduga pelaku agar bisa menghubungi Polsek Karawaci.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGParamount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews