Connect With Us

Selepetan Sarung Berujung Penganiayaan Remaja Perempuan di Ciputat, Kasus Ditangani Polres Tangsel

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 16 Maret 2024 | 18:33

Kondisi wajah remaja perempuan berinisial N, 12, babak belur usai dianiaya oleh sejumlah remaja laki-laki di Jalan Jombang, Ciputat Timur, Kota Tangsel, pada Rabu 13 Maret 2024, lalu. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Penganiayaan terhadap remaja perempuan berinisial N, 12, hingga babak belur oleh sejumlah remaja laki-laki di Jalan Jombang, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), diduga dipicu main selepet sarung.

Ibu korban, Ninda, mengatakan penganiayaan itu berawal ketika puterinya sedang main selepet sarung dengan temanya, pada Rabu 13 Maret 2024, lalu.

"Lagi main sama temannya, tiba-tiba dari arah lain ada kelompok lain yang enggak kenal datang langsung hajar anak saya tanpa sebab,” katanya, Sabtu 16 Maret 2024.

Akibat penganiayaan itu, puterinya babak belur di bagian bagian dahi hingga pipi sebelah kiri. "Wajahnya sebelah kiri luka-luka," tambah Ninda.

Mengetahui puterinya jadi korban kekerasan, Ninda melaporkannya ke di Polres Tangsel, dengan nomor TBL/B/625/III/2024/SPKT/POLRES, pada Kamis, 14 Maret.

Ia mengaku menolak untuk menyelesaikan kasus tesebut secara kekeluargaan agar pelaku mempertanggungkan perbuatannya.

“Proses hukum masih berjalan. Saya ingin dilanjutkan perkaranya,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Ciputat Timur Kompol Kemas Muhammad Syawaludin Arifin membenarkan adanya penganiayaan terhadap remaja perempuan tersebut.

Menurutnya, kasus itu ditangani langsung Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tangsel.

“Ditangani Res Tangsel. Penjelasannya ada penjelasanya dari yang posting (ibu korban),” kata Kemas.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill