Connect With Us

Diduga Gegara Senggolan Motor, Warga Bogor Dianiaya Preman di Karawaci Tangerang

Yanto | Selasa, 19 Maret 2024 | 19:05

Pria asal Bogor jadi korban penganiayaan preman diduga gegara senggolan motor di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Selasa 19 Maret 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria paruh baya jadi korban penganiayaan oleh pria diduga preman di depan Gereja Pantekosta, di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Bojong Jaya, Kecamatan Karawaci, Selasa 19 Maret 2024, sore.

Penganiayan yang dialami Tarman, 60 , warga asal Bogor ini diduga dipicu senggolan motor.

Peristiwa itu berawal ketika Tarman yang hendak bersilaturahmi ke rumah keluarganya di Tangerang, melintas dari arah Cikokol menuju Karawaci lewat jembatan rangka Cisadane.

Kemudian saat ditikungan, motornya sempat bersenggolan dengan pemotor lain, hingga ia pun membunyikan klaskon.

Kemudian pelaku yang mengendarai sepeda motor matic nopol A-5696-VC merasa tidak terima, hingga langsung menghajar korban di pinggir jalan.

"Jadi pas arah belokan, saya membunyikan klakson sekali saat pelaku keluar dari parkiran, mungkin pelaku tidak terima menghadang saya. Niat saya ingin minta maaf akan tetapi saya dihajar habis-habisan," ujar Tarman.

Menurut Tarman, pelaku membantingnya ke jalan lalu menendang kepalanya hingga bersimbah dan terkapar di tempat.

Sementara itu, menurut keterangan saksi, Dion, menjelaskan korban mulanya mengendarai sepeda motor dari arah TangCity menuju Cimone.

Pas belokan di jembatan Cisadane Tangerang, korban dihadang dan langsung dibanting.

"Iya kita kasihan masa orang yang lebih tua dibanting dan ditendang kepalanya, korban sampai mengeluarkan darah banyak ," ujar Dion.

Atas kejadian itu, Dion berinisiatif melaporkannya ke Polsek Karawaci untuk dilakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap pelaku,

"Pelaku juga sempat mengaku preman, warga pribumi Tangerang, mengancam korban jangan macam-macam. Pihak Polsek Karawaci harus segera menangkap pelaku karena itu sudah tindak kriminal," imbuh Dion.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

TANGSEL
Tekan Prevalensi Stunting, Pemkot Tangsel Pemperketat Pengawasan Kesehatan Ibu Hamil

Tekan Prevalensi Stunting, Pemkot Tangsel Pemperketat Pengawasan Kesehatan Ibu Hamil

Senin, 20 Juli 2026 | 14:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan mencatat penurunan angka prevalensi stunting hingga mencapai 8,2 persen pada tahun 2026. Angka ini dilaporkan telah berada di bawah rata-rata target nasional.

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill