Connect With Us

Viral Driver Taksi Online Todong Penumpang Minta Rp100 Juta, Kini Ditangkap Polisi

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 29 Maret 2024 | 09:07

Ilustrasi penculikan (Dira Derby / Tangerangnews)

TANGERANGNEWS.com- Viral di media sosial pengakuan salah satu penumpang yang menjadi korban percobaan penculikan dan penodongan oleh oknum driver taksi online di salah satu ruas tol di wilayah Tangerang.

Korban melalui akun Instagram pribadinya, @cndypngestu mengungkapkan kronologi dirinya menjadi korban kasus tersebut. Dalam unggahan di Instagram storynya, ia mengaku sudah melaporkan kepada pihak penyedia aplikasi driver taksi onlin tersebut namun lambat ditanggapi.

Awalnya, korban baru saja keluar dari salah satu mal dan memesan layanan taksi online menuju rumahnya sekira pukul 20.27 WIB, Senin, 25 Maret 2024. Saat drive taksi datang, korban mengaku sempat mengecek pelat nomor untuk memastika kesesuaian antara mobil driver dengan yang terdaftar di aplikasi.

"Pas lagi di jalan, ini driver tiba-tiba masuk ke tol, otomatis gue tanya dong karena tadi gue lihat jalanan udah searah rumah," tulisnya dikutip Jumat, 29 Maret 2024.

Merasa ada yang janggal, korban pun mempertanyakan alasan untuk melewati tol, namun driver taksi berdalih hanya mengikuti arahan dari Maps aplikasi. Lalu, anehnya driver taksi online tiba-tiba meminta untuk bertukar posisi menyetir dengan alasan sesak napas.

Korban dengan tegas menolaknya, saat itu ia baru menyadari ternyata driver taksi online belum  menekan 'pick up' pada aplikasinya, sehingga status di aplikasi korban dianggap belum dijemput pengemudi.

Saat itu, korban mulai panik ditambah driver taksi online tersebut tiba-tiba menodongkan ponselnya dan memaksa untuk meminta transfer uang senilai Rp100 juta. Sontak korban berusaha melarikan diri setelah mengetahui dirinya dalam bahaya.

Sempat terjadi kejar-kejaran antara korban dan driver taksi online, korban pun beberapa kali ditangkap oleh driver taksi online hingga mengalami beberapa luka di bagian lengan, kaki, dan wajahnya.

Setelah melakukan berbagai upaya akhirnya korban berhasil melarikan diri setelah melompat dari tol ke Jalan AMD Parung Jaya, Karang Tengah, Kota Tangerang, korban meminta bantuan warga setempat, sementara driver taksi online kabur dengan membawa ponsel milik korban.

Menanggapi itu, pihak aplikasi, yakni Grab menyayangkan terjadinya insiden yang melibatkan salah satu oknum driver tersebut. Grab mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak berwajib untuk membantu penyelidikan.

"Grab Indonesia sangat menyesalkan dugaan tindakan salah seorang Mitra Pengemudi GrabCar terhadap penumpang di Jakarta pada 25 Maret 2024. Grab Indonesia sepenuhnya akan bekerja sama dengan pihak berwajib untuk mendukung penyelidikan atas laporan dari penumpang tersebut," tulis Grab dalam pernyataannya di akun X pada Rabu, 27 Maret 2024, lalu.

Usai viralnya kasus percobaan penculikan dan perampasan terhadap korban wanita tersebut, pihak kepolisian akhirnya berhasi menangkap pelaku drive taksi online. Saat ini, pelaku sudah diamankan oleh Polres Metri Jakarta Barat.

"Kami sampaikan terkait kasus ini sudah kami tangani dengan cepat dan untuk pelaku sudah berhasil kami amankan," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes M Syahduddi dalam keterangannya dikutip dari detik.com, Jumat, 29 Maret 2024.

KOTA TANGERANG
Percepat Penataan Kawasan Pasar Anyar, Pemkot Tangerang Bagikan Kupon Relokasi ke 273 Pedagang

Percepat Penataan Kawasan Pasar Anyar, Pemkot Tangerang Bagikan Kupon Relokasi ke 273 Pedagang

Senin, 2 November 2026 | 18:01

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan langkah jemput bola dengan membagikan kupon lapak relokasi kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang beraktivitas di Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani, Kota Tangerang.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill