Connect With Us

Pengusaha Transportasi Keluhkan Program Mudik Gratis di Kota Tangerang, Bikin Penjualan Tiket Sepi

Yanto | Rabu, 3 April 2024 | 20:28

Suasana mudik di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, Rabu 3 April 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kota Tangerang (Pemkot) dikeluhkan pengusaha jasa transportasi antrar kota antar provinsi (AKAP).

Sebab, program tersebut mengakibatkan pemesanan tiket untuk mudik menjadi sepi.

"Karena pemudik memprioritaskan dapat tiket mudik gratis dulu, baru nanti kalau tidak dapat beli tiket kita," kata Victor, Koordinator Agen PO Bus Haryanto di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, Rabu 03 April 2024.

Menurutnya, sampai saat ini belum ada kenaikan signifikan pemesanan tiket arus mudik. Memperhatikan situasi sekarang, ia mengaku tak begitu berharap mendapat penumpang dalam jumlah banyak, sejak pemerintah gencar menyelenggarakan program mudik gratis.

"Kalau situasinya begitu, orang pasti nunggu atau milih mudik yang gratis," ujar Victor.

Ia berharap kepada pemerintah untuk kedepannya memperhatikan penjualan tiket transportasi umum, dengan tidak terlalu banyak menyediakan quota dalam program mudik gratis.

"Saat ini, semua agen bus di tiap loket Terminal Poris mengeluh lantaran kondisi sepi," jelas Victor.

Sementara itu, meski hari ini telah masuk musim arus mudik, kondisi penumpang di Terminal Poris Plawad masih terpantau sepi. Berdasarkan informasi, lonjakan pemudik akan terjadi di hari Jumat dan Sabtu, tanggal 12-13 April 2024.

Di sisi lain, Fahrul pemudik tujuan Pati, Jawa Tengah mengaku telah memesan tiket mudik jauh hari, untuk menghindari harga yang melonjak tinggi.

"Awalnya harga tiket ke Pati Rp200 ribu, sekarang sudah memasuki Rp300 ribu, maka dari itu saya pulang lebih awal. Apalagi sekarang pemudik masih agak sepi," ujarnya di Terminal Poris.

Fahrul sebelumnya berharap bisa ikut mudik gratis, namun ia tidak mengetahui informasi mengenai program pemerintah tersebut.

"Saya yang pekerja proyek enggak dapat mudik gratis, sebenarnya berharap tapi enggak tahu tata caranya," terangnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Viral! Pedagang Sate Padang di Bintaro Dipalak Preman Rp200 Juta hingga Dikalungin Celurit

Viral! Pedagang Sate Padang di Bintaro Dipalak Preman Rp200 Juta hingga Dikalungin Celurit

Rabu, 30 September 2026 | 17:58

Aksi pemalakan meresahkan yang menimpa seorang pedagang Sate Padang Sektor 9 Group di kawasan Bintaro, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), viral di sosial media.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill