Connect With Us

Pencarian Bocah Tenggelam di Sungai Cisadane Tangerang Dilanjutkan Jumat Pagi

Yanto | Jumat, 24 Mei 2024 | 01:00

Petugas BPBD dan Tagana masih melakukan pencarian bocah 15 tahun yang tenggelam di Sungai Cisadane, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Kamis 23 Mei 2024, malam. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Pencarian bocah 15 tahun berinisial MH alias Yongki yang tenggelam di Sungai Cisadane, dekat Pemakaman Tanah Gocap, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, dihentikan pada Kamis 23 Mei 2024, malam.

Basarnas Jakarta akan melanjutkan pencarian tersebut pada Jumat 24 Mei 2024, sekitar pukul 08.00 WIB.

Desiana Kartika Bahari, Kepala Basarnas Jakarta mengatakan sesuai SOP pencarian korban tenggelam harus dihentikan jika sudah larut malam. Dirinya berjanji akan terus mencari korban dengan maksimal selama 7 hari ke depan.

"Untuk pencarian kita lanjutkan besok pagi, karena ini sesuai SOP," ujarnya.

Desiana juga berharap pihak keluarga bisa mengikhlaskan musibah tersebut, agar korban bisa segera ditemukan tanpa ada kendala.

Kepada masyarakat sekitar bilamana nanti menemukan korban di suatu tempat, diminta untuk segera melaporkan kepada Basarnas atau BPBD Kota Tangerang.

"Saya berharap kepada masyarakat sekitar supaya bisa mengantisipasi untuk tidak share video korban ke media sosial. Kalau dapat informasi penemuan mayat di tempat lain, segerakan hubungi kita," imbuhnya.

Seperti diketahui, HM dilaporkan tenggelam di Sungai Cisadane, sekitar pukul 14.30 WIB.

Menurut keterangan saksi, korban ketika itu sedang berenang bersama tiga temannya di bantaran sungai dekat perahu sandar.

"Kemudian korban terbawa arus, lalu tenggelam. Sempat dilakukan pencarian oleh teman-temannya namun tidak ditemukan," jelas Kapolsek Karawaci Kompol Antonius.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill