Connect With Us

Bacalon Wakil Wali Kota Tangerang Andri S Permana Copot Ratusan Baliho Kampanyenya Sendiri

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 21 Juli 2024 | 23:17

Bacalon Wakil Walikota Tangerang Andri S Permana bersama relawannya mencopot baliho kampanyenya di Kota Tangerang, Minggu 21 Juli 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Bakal Calon (Bacalon) Wakil Wali Kota Tangerang Andri S Permana bersama Jaringan Pemenangan Barisan Andri S Permana (Jangan Baper) melakukan pencopotan baliho kampanyenya di Kota Tangerang, Minggu 21 Juli 2024.

Hal ini dilakukannya sebagai bentuk kampanye ramah lingkungan dan tindakan nyata bersama dalam menata kota yang lebih bersih serta transparan dalam proses demokrasi yang berkelanjutan.    

"Semakin semaraknya pemasangan alat peraga kampanye seperti baliho-baliho di sepanjangan jalan di Kota Tangerang bagi kami anak-anak muda ini menjadi tempat sampah," kata Andri.

Menurutnya, kontestasi politik maupun even Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun ini adalah momen di mana bertarung ide dan gagasan. 

"Berkampanye itu tidak harus dengan alat peraga (APK). Mendekati masa kampanye pertarungannya harus lebih pada ke arah ide dan gagasan. Bukan siapa yang semakin banyak menebar APK di kota Tangerang ini," ungkapnya.

Andi mengaku beberapa hari ke depan, ia bersama ratusan relawan akan mencopot secara serentak seluruh APK bergambar dirinya. Kemudian hasil dari APK tersebut akan di daur ulang menjadi alat yang lebih bermanfaat untuk masyarakat.

"Hasil daur ulang akan kami kembalikan lagi kepada masyarakat. Dibuat furniture, bangku maupun meja oleh teman-teman penggiat lingkungan hidup di kota ini," beber Andri.

Kota Tangerang menunggu ide dan gagasan termasuk berbagi terobosan-terobosan membangun kota Tangerang, bukan lagi bertebaran APK yang malah membuat kota tersebut semakin kotor dan berantakan.

"Kota Tangerang harus ditata mulai hari ini dan ke depan. Ada sebanyak 400 APK Andri S Permana yang disebar diberbagai titik seluruhnya akan dibersihkan," kata dia.

Andi menambahkan, kontestasi politik kadang meninggalkan rongga berupa perselisihan, perpecahan hingga terputusnya tali silaturahmi antar masyarakat.

Maka semua tidak boleh ada bawa perasaan (baper) dan yang paling penting adalah semua berangkat dari kota Tangerang dan untuk Kota Tangerang.

"Pasca Pilkada serentak tahun 2024 nanti kita harus tetap menjadi satu identitas besar menjadi warga Kota Tangerang. Maka, jangan baper adalah pesan bagi kami dimana saat kita mengkritik, membuat narasi-narasi membangun jangan sampai ada pihak yang merasa tersinggung," pungkasnya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill