Connect With Us

Polisi Buru Suami Diduga Pelaku KDRT di Tangerang 

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 20 Agustus 2024 | 09:47

Potongan video aksi KDRT suami terhadap istrinya sendiri di Tangerang diunggah oleh akun Instagram pribadi anggota DPR RI Ahmad Sahroni, @ahmadsahroni88. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Polres Metro Tangerang Kota tengah memburu suami diduga pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), yang tengah viral di media sosial.

Berdasarkan informasi, terduga pelaku berinisial MA, sementara korban berinisial VV. Keduanya terlibat pertengkaran terkait usaha yang dijalani.

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Aryono membenarkan adanya aksi KDRT tersebut.

"Iya benar kejadian tersebut dan sudah viral di medsos, Namun kasusnya sedang dalam penanganan Satreskrim melalui Unit PPA," kata Aryono dalam keterangannya, Senin, 19 Agustus 2024.

Lanjut Aryono, korban juga telah membuat laporan di SPKT Polres Metro Tangerang Kota, pada Mingg, 18 Agustus 2024, pukul 12.13 WIB, dan saat ini masih dalam penanganan lebih lanjut.

Menurut keterangan korban, motif pelaku melakukan penganiayaan terhadap istrinya itu lantaran urusan pekerjaan, korban dianggap tidak mematuhi perintah suaminya.

"Jadi sebelumnya memang antara keduanya ini ada cekcok urusan pekerjaan. Sehingga suaminya tega menganiaya istrinya itu," tambah Aryono.

Meski demikian, Aryono belum dapat menjelaskan secara rinci terkait motif lebih dalam terhadap kasus Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tersebut.

Saat ini, polisi tengah melakukan serangkaian proses pemeriksaan saksi-saksi untuk segera mengejar diduga pelaku atau suami korban tersebut.

"Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan, mengingat kasusnya masih dalam proses, terima kasih ya," tukasnya.

Sebelumnya, viral video unggahan anggota DPR RI Ahmad Sahroni melalui akun Instagram pribadinya @ahmadsahroni88, yang memperlihatkan seorang pria melakukan penganiayaan terhadap perempuan dari dalam sebuah rumah. 

Diketahui, dua orang tersebut merupakan pasangan suami istri. Dalam video yang beredar, pelaku melakukan penganiayaan atau kekerasan dengan cara memukul menggunakan tangan ke bagian perut dan menjambak rambut korban. 

Sedangkan, dalam video di luar rumah korban ditarik rambutnya untuk kembali ke dalam rumah nampak pelaku menggenggam senjata tajam jenis pisau ditangannya.

KAB. TANGERANG
Tak Saling Kenal, Pengeroyoan Anggota TNI AD hingga Tewas Diduga Dipicu Salah Paham di Tempat Makan

Tak Saling Kenal, Pengeroyoan Anggota TNI AD hingga Tewas Diduga Dipicu Salah Paham di Tempat Makan

Rabu, 22 Juli 2026 | 18:12

Jajaran kepolisian bergerak cepat mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang merenggut nyawa seorang anggota TNI Angkatan Darat (AD) berinisial Prada ABS di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu 19 Juli 2026, lalu.

NASIONAL
Pertamina Belum Keluarkan Larangan Suzuki Thunder Isi BBM Bersubsidi

Pertamina Belum Keluarkan Larangan Suzuki Thunder Isi BBM Bersubsidi

Senin, 20 Juli 2026 | 18:14

Ramainya pemberitaan mengenai larangan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi pemilik sepeda motor Suzuki Thunder di sejumlah SPBU wilayah, akhirnya mendapat tanggapan resmi dari Pertamina Patra Niaga.

WISATA
Stan Batik Umi Aiman Ajarkan Membatik Gratis di Festival Cisadane 2026

Stan Batik Umi Aiman Ajarkan Membatik Gratis di Festival Cisadane 2026

Kamis, 23 Juli 2026 | 14:55

Di antara deretan stan UMKM yang meramaikan Festival Cisadane 2026, Batik Umi Aiman dari Kecamatan Larangan menjadi salah satu yang paling banyak didatangi pengunjung.

TANGSEL
7 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Tangerang

7 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Tangerang

Rabu, 22 Juli 2026 | 17:58

Pihak kepolisian telah menetapkan sebanyak 7 tersangka yang diduga terlibat dalam pengeroyokan seorang anggota TNI Angkaran Darat (AD) hingga tewas di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, tepatnya depan Cluster Turqois, Desa Curug Sangereng, Kelapa Dua

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill