Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Istri korban KDRT suaminya di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, pada Minggu 18 Agustus 2024, kemarin, sempat berteriak meminta tolong. Namun tidak ada satupun warga yang berupaya menyelamatkannya.
Agus, satpam komplek setempat mengatakan tetangga sekitar mengetahui aksi KDRT yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB tersebut. Namun mereka enggan ikut campur karena masalah keluarga.
"Banyak tetangga setempat pada keluar rumah. Tapi posisi dalam teras ngintip dari dalam pagar, yang saya tahu, mungkin tidak mau negor, karena kasus tersebut masalah keluarga," katanya.
Korban berinisial R, 30, dan pelaku yang diketahui bernama Malvin Arnaldo, 48, merupakan pedagang sayuran yang menggunakan mobil boks.
Mereka tinggal mengontrak di Jalan Palem 1, Blok E-726, Kelurahan Cipondoh Indah, Kecamatan Cipondoh.
"Dia tiap hari jualan sayur, tapi menggunakan mobil boks. Bahan-bahan sayur kualitas impor seperti alpukat, wortel, dan lain-lain. Mereka ngontrak bukan warga asli," imbuhnya.
Dirinya, berharap untuk kedepannya warga setempat peka dalam kasus KDRT, karena perbuatan tersebut sangat membahayakan korban.
"Keinginan saya kalau ada warga mengetahui kasus KDRT untuk segera menegor pelaku. Kalau bisa jangan cuek, karna sangat membahayakan korban yang jadi bulan-bulanan oleh suaminya sendiri," kata Agus.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Kota Tangerang kini memiliki fasilitas Rumah Sehat BAZNAS Sahabat Paru. Program yang diinisasi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dengan BAZNAS ini, sebagai upaya penanganan pasien tuberkulosis (TBC), khususnya bagi kasus TBC resistan obat.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews