Connect With Us

Gandeng MUI, BPJS Ketenagakerjaan Cimone Sasar Pekerja Informal Jadi Peserta 

Redaksi | Kamis, 22 Agustus 2024 | 13:42

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cimone, A. Fauzan dengan Ketua Umum MUI Kota Tangerang, KH Ahmad Baijuri Khotib menunjukkan kerjasama Memorandum of Agreement (MoA) usai penandatanganan. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang resmi bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cimone. 

Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perlindungan sosial terutama para pekerja informal.

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cimone, A. Fauzan dengan Ketua Umum MUI Kota Tangerang, KH Ahmad Baijuri Khotib dan disaksikan pegawai BPJS Ketenagakerjaan Cimone serta para pengurus MUI Kota Tangerang, Rabu 21 Agustus 2024.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Cimone, A. Fauzan, menyatakan bahwa kerja sama ini sejalan dengan fatwa MUI No 147 Tahun 2021 tentang jaminan sosial ketenagakerjaan. 

Ia berharap kerja sama ini dapat menjangkau lebih banyak pekerja informal di Kota Tangerang.

Dengan prinsip gotong royong, melalui kerjasama ini semakin banyak pihak yang terlibat dalam memberikan jaminan sosial kepada masyarakat pekerja informal. 

"Dengan menggandeng lembaga dan perusahaan swasta sebagai donatur, akan semakin banyak masyarakat yang menerima manfaat dari program ini," ujarnya. 

Menurutnya, masih banyak masyarakat pekerja informal di Kota Tangerang yang belum mendapatkan jaminan sosial. Maka itu perlu dicover melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang biayanya dibantu oleh pihak swasta atau lembaga lainnya melalui dana CSR.

Sementara itu, Ketua Umum MUI Kota Tangerang, KH Ahmad Baijuri Khotib, menyambut baik kerja sama ini. MUI akan aktif mempromosikan program BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat melalui program MUI Menyapa.

Melalui Program MUI Menyapa, yakni program MUI Kota Tangerang dalam bidang sosial kemasyarakatan, kesehatan dan pengabdian kepada masyarakat berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan Cimone.

Menurutnya, itu semua untuk membantu memberikan solusi kepada umat dan masyarakat, khususnya masyarakat Kota Tangerang yang masuk dalam kategori penerima manfaat.

“Kami mengimbau pengurus MUI melakukan shodiqul hukumah dengan camat di wilayah masing-masing atau mitra pemerintah yang turut memandu atau mengarahkan pemerintah berkenaan dengan aspek-aspek sosial keagamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Baijuri.

Ia menegaskan, kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan kesinambungan program agar tetap berjalan dengan baik dan akuntabel sehingga berkembang dan menambah jumlah penerima manfaat.

WISATA
10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

Senin, 2 Februari 2026 | 10:39

Kuliner Italia memang sangat mendunia, dan tak bisa dimungkiri, pizza menjadi salah satu ikonnya. Namun, apakah Anda tahu jika sebenarnya ada begitu banyak hidangan Italia lain yang kelezatannya tak kalah populer?

KOTA TANGERANG
Maryono Wanti-wanti Kontraktor Proyek di Kota Tangerang: Jangan Cuma Kejar Untung!

Maryono Wanti-wanti Kontraktor Proyek di Kota Tangerang: Jangan Cuma Kejar Untung!

Kamis, 5 Februari 2026 | 19:45

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan mengingatkan agar pelaku jasa konstruksi yang mengerjakan proyek pembangunan di Kota Tangerang agar tidak hanya mengejar margin keuntungan semata, namun juga memberi manfaat bagi masyarakat.

BANDARA
Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill