Connect With Us

MUI Kota Tangerang Ajak Masyarakat Peringati Malam Nisfu Syakban 1445 H

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 24 Februari 2024 | 15:27

Ketua MUI Kota Tangerang KH Ahmad Baijuri Khotib. (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang mengajak umat muslim, khususnya di Kota Tangerang untuk memperingati malam Nisfu Syakban di masjid, musala, atau rumah masing-masing.

Seperti diketahui, malam Nisfu Syakban akan dimulai pada bakda magrib, pada Sabtu, 24 Februari 2024, sekira pukul 18.25 WIB.

Ketua MUI Kota Tangerang KH Baijuri Khotib mengatakan, malam Nisfu Syakban dapat diisi dengan memperbanyak istigfar, bermuhasabah, membaca Al-Qur'an, berzikir dan melaksanakan amal saleh lainnya.

"Dengan memperingati malam Nisfu Syakban juga sebagai harapan agar ditemukan dengan bulan penuh pahala yakni Ramadan," katanya.

Menurutnya, malam Nisfu Syakban yang jatuh pada malam ke 15 bulan Syakban merupakan salah satu waktu yang dimuliakan dalam Islam, sehingga harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

OPINI
Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Rabu, 7 Januari 2026 | 19:00

enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.

BANDARA
Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Sepanjang Libur Nataru 2026 Tembus 3,52 Juta

Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Sepanjang Libur Nataru 2026 Tembus 3,52 Juta

Rabu, 7 Januari 2026 | 20:28

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang, sukses menutup periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dengan catatan performa yang gemilang.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill