Connect With Us

Kasus Narkoba Marak, Kota Tangerang Bentuk BNN

| Jumat, 24 Juni 2011 | 19:38

Kepala Seksi Pembinaan dan Kesatuan Bangsa (Kasikesbang) yang juga anggota Badan Narkotika Kota Tangerang (BNKT) Syahrial ( / )

 
TANGERANG-Maraknya kasus narkoba di Kota Tangerang membuat Pemerintah setempat membentuk Badan Nakotika Nasional (BNN)  yang bersifat independen atau berdiri sendiri.
 
Kota Tangerang sendiri termasuk dalam daerah berpotensi tinggi kerawanan peredaran narkoba. Sehingga pada tahun anggaran 2011, Kota Tangerang teroilih dalam 3 daerah yang diprioritaskan oleh BNN Pusat untuk membentuk Badan sejenis, selain Kota Serang dan Cilegon.
 
“Berdasarkan survey BNN pusat dari tingkat perbandingan rasio dan jumlah penduduk, Kota Tangerang termasuk yang tinggi kasus penyalahgunaan narkoba, sehingga butuh dibentuk BNN tingkat daerah guna menekan kasus penyalahgunaan tersebut,” kata Kepala Seksi Pembinaan dan Kesatuan Bangsa (Kasikesbang) yang juga anggota Badan Narkotika Kota Tangerang (BNKT) Syahrial, Jumat (24/6).
 
Syahrial menyebutkan, kasus narkoba di Kota Tangerang ini meliputi wilayah hukum Polres Metro Kota Tangerang dan Polres Bandara Soekarno Hatta. Berdasarkan data Januari-Juni 2011, di wilayah Polres Metro ada 40 kasus, yakni 35 kasus ganja dengan jumlah barang bukti 66.542 gram, 4 kasus sabu seberat 1.401 gram dan 1 kasus ekstasi sebanyak 2 butir.
 
Sedangkan wilayah Polres Bandara Soekarno Hatta tercatat 26 kasus, yakni 20 kasus sabu seberat 36 ribu gram, 3 kasus ketamine seberat 28.194 gram, 1 kasus kokain 50 gram, 1 kaus ekstasi 9740 butir, 1 kasus happy 5 400 butir dan 1 kasus heroin 545 gram.
 
Menurutnya, ada 4 syarat yang harus dipenuhi untuk pembentukan BNN tingkat Kota ini, diantaranya tersedia sumber daya aparatur, lahan untuk dibangun kantor, sarana dan prasarana serta anggaran. Ke tiga syarat telah terpenuhi, namun Pemerintah Kota Tangerang terkendala masalah lahan yang diminta BNN.
 
“BNN meminta lahan yang strategis, lahan itu sebagian besar milik Kementrian Hukum dan Ham. Sedangkan Pemkot hanya memiliki lahan fasos fasum yang berada di lingkungan perumahan. Untuk hal ini kita masuh berkoordinasi lagi dengan BNN,” ungkapnya.
 
Syahrial menambahkan, BNN Kota nanti akan dikepalai Wakil Wali Kota Tangerang H Arief R Wismansyah yang memang berperan aktif memberantas narkoba di Kota Tangerang. Menurutnya, lembaga tersebut memiliki otoritas penuh untuk melakukan upaya penanggulangan penyalahgunaan narkotika.
 
“BNN nantinya juga berwenang untuk menggeledah, menyadap dan menyita barang bukti serta menangkap dan menahan orang yang diduga sebagai penyalahgunaan dan pengedar narkotika,” papar Syahrial.(RAZ)

KOTA TANGERANG
Detik-detik Menegangkan Evakuasi Tangan Pekerja Restoran Terjepit Mesin Penggiling di Tangerang

Detik-detik Menegangkan Evakuasi Tangan Pekerja Restoran Terjepit Mesin Penggiling di Tangerang

Kamis, 2 Juli 2026 | 18:15

Insiden kecelakaan kerja menimpa seorang pekerja restoran dari PT Pendekar Bodoh bernama Surya di Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang pada Rabu 1 Juli 2026 siang.

BANDARA
Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Jumat, 26 Juni 2026 | 18:06

Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

BANTEN
Andra Soni Janjikan Parkir Gratis hingga Sembako Murah Khusus Ojol

Andra Soni Janjikan Parkir Gratis hingga Sembako Murah Khusus Ojol

Kamis, 2 Juli 2026 | 13:18

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah merumuskan skema kebijakan untuk merespons sejumlah keluhan yang disampaikan oleh komunitas pengemudi ojek online (ojol) roda dua dan roda empat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill