Connect With Us

Jadi Solusi Layanan Sanitasi, Pj Wali Kota Nurdin Kenalkan Aplikasi Sisenja

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 17 Oktober 2024 | 23:49

Pj Wali Kota Tangerang Nurdin membuka kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik di Kantor Kecamatan Larangan, pada Kamis, 17 Oktober 2024 (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik di Kantor Kecamatan Larangan, pada Kamis, 17 Oktober 2024, dan dihadiri oleh 70 perwakilan dari berbagai kelurahan di Kecamatan Larangan.

Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin menegaskan, pentingnya pengelolaan limbah domestik sebagai bagian dari peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. 

Menurut Nurdin, masyarakat adalah penerima sekaligus pelaku utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih melalui pengelolaan air limbah domestik.

"Untuk itulah, sosialisasi ini sangat penting untuk kami selenggarakan," ujar Nurdin saat membuka kegiatan.

Lebih lanjut, Nurdin menjelaskan dampak buruk jika limbah domestik tidak dikelola dengan baik. 

Kata Nurdin, dengan jumlah lebih dari 500 ribu keluarga di Kota Tangerang, volume limbah yang dihasilkan sangat besar, dan jika tidak diurus dengan benar, bisa mencemari air tanah serta memicu berbagai penyakit di masyarakat. 

Sebagai bagian dari komitmen untuk memberikan akses sanitasi yang layak, Pemkot Tangerang telah melakukan berbagai program, seperti pembangunan jamban keluarga sejak 2015. 

Hingga kini, sebanyak 6.227 unit jamban telah dibangun, dengan tambahan 150 unit baru pada tahun 2024 dan rencana 176 unit lagi di masa mendatang.

Selain itu, Nurdin menyebut Pemkot Tangerang telah meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Sedot Tinja (Sisenja). Aplikasi ini dimaksudkan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan layanan sedot tinja di rumah mereka. 

"Masyarakat bisa dengan mudah untuk mendapatkan pelayanan sedot tinja di rumah masing-masing, dengan tata kelola yang mudah dan cepat agar layanan tersebut bisa masuk jauh ke dalam gang-gang, hingga tata kelola pengolahannya setelah disedot seperti apa," jelasnya.

Nurdin juga mengajak masyarakat untuk aktif memanfaatkan fasilitas terkait sanitasi yang telah disediakan oleh Pemkot Tangerang.

"Mari kita manfaatkan fasilitas-fasilitas tersebut agar dapat dilakukan penyedotan di lingkungan masing-masing secara berkala dan terjadwal. Dengan demikian, penjadwalan dan juga notifikasi kepada warga akan lebih mudah," tutupnya.

BANTEN
Gubernur Banten Minta Operasi SAR Jurnalis Hilang Diperpanjang Jika 7 Hari Belum Ditemukan

Gubernur Banten Minta Operasi SAR Jurnalis Hilang Diperpanjang Jika 7 Hari Belum Ditemukan

Senin, 14 September 2026 | 10:19

Memasuki hari keenam pencarian kapal cepat (speedboat) yang hilang kontak bersama delapan penumpangnya di perairan Selat Sunda, Gubernur Banten Andra Soni meminta agar operasi SAR dipertimbangkan untuk diperpanjang.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

NASIONAL
Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Mengaku Baru Ditelepon Istana Pagi Sebelum Dilantik Sore

Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Mengaku Baru Ditelepon Istana Pagi Sebelum Dilantik Sore

Senin, 14 September 2026 | 16:46

Suahasil Nazara mengaku baru mendapat informasi untuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026, pagi. Ia kemudian menghadap Presiden Prabowo Subianto sebelum dilantik di Istana Negara, Jakarta.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill