Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik di Kantor Kecamatan Larangan, pada Kamis, 17 Oktober 2024, dan dihadiri oleh 70 perwakilan dari berbagai kelurahan di Kecamatan Larangan.
Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin menegaskan, pentingnya pengelolaan limbah domestik sebagai bagian dari peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Menurut Nurdin, masyarakat adalah penerima sekaligus pelaku utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih melalui pengelolaan air limbah domestik.
"Untuk itulah, sosialisasi ini sangat penting untuk kami selenggarakan," ujar Nurdin saat membuka kegiatan.
Lebih lanjut, Nurdin menjelaskan dampak buruk jika limbah domestik tidak dikelola dengan baik.
Kata Nurdin, dengan jumlah lebih dari 500 ribu keluarga di Kota Tangerang, volume limbah yang dihasilkan sangat besar, dan jika tidak diurus dengan benar, bisa mencemari air tanah serta memicu berbagai penyakit di masyarakat.
Sebagai bagian dari komitmen untuk memberikan akses sanitasi yang layak, Pemkot Tangerang telah melakukan berbagai program, seperti pembangunan jamban keluarga sejak 2015.
Hingga kini, sebanyak 6.227 unit jamban telah dibangun, dengan tambahan 150 unit baru pada tahun 2024 dan rencana 176 unit lagi di masa mendatang.
Selain itu, Nurdin menyebut Pemkot Tangerang telah meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Sedot Tinja (Sisenja). Aplikasi ini dimaksudkan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan layanan sedot tinja di rumah mereka.
"Masyarakat bisa dengan mudah untuk mendapatkan pelayanan sedot tinja di rumah masing-masing, dengan tata kelola yang mudah dan cepat agar layanan tersebut bisa masuk jauh ke dalam gang-gang, hingga tata kelola pengolahannya setelah disedot seperti apa," jelasnya.
Nurdin juga mengajak masyarakat untuk aktif memanfaatkan fasilitas terkait sanitasi yang telah disediakan oleh Pemkot Tangerang.
"Mari kita manfaatkan fasilitas-fasilitas tersebut agar dapat dilakukan penyedotan di lingkungan masing-masing secara berkala dan terjadwal. Dengan demikian, penjadwalan dan juga notifikasi kepada warga akan lebih mudah," tutupnya.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGBatik Indra Loka memperkenalkan 30 koleksi busana siap pakai (ready-to-wear) melalui Saun Tara Collection Premiere di Pendopo, Living World Alam Sutera, Tangerang.
Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews