Connect With Us

KPU Kota Tangerang Goes To Campus Dorong Partisipasi Pilkada Capai 80%

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 16:54

KPU Kota Tangerang Goes to Campus di Kampus STISNU Tangerang, di kawasan Pendidikan Cikokol, Kota Tangerang, Sabtu, 19 Oktober 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang kembali menggelar sosialisasi pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui kegiatan KPU Goes To Campus.

Kegiatan kali ini digelar di Kampus STISNU Tangerang, di kawasan Pendidikan Cikokol, Kota Tangerang, Sabtu, 19 Oktober 2024.

Ketua KPU Kota Tangerang Qori Ayatullah dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya mengajak para mahasiswa untuk ikut berpartisipasi sebagai pemilih dalam Pilkada Banten dan Pilkada Kota Tangerang, pada 27 November 2024.

"Ayo sukseskan pilkada, karena suara kita berharga untuk Kota Tangerang tercinta," ujarnya.

Kegiatan Goes To Campus ini dikemas dengan acara menarik. Ada talkshow terkait kepemiluan yang diisi oleh narasumber Ketua STISNU Muhamad Qustulani dan Ketua KPU Kota Tangerang periode 2018-2023 Ahmad Syailendra.

Lalu, kegiatan ini juga diisi dengan penampilan dari artis Rony Parulian dan grup Puskesmas (Pusat Kesenangan Masyarakat), hingga fun games.

Komisioner KPU Kota Tangerang Yudhistira Prasasta menjelaskan, pemilih dari kalangan milenial dan generasi Z sangat mendominasi daftar pemilih tetap (DPT), dengan jumlah sekitar 62 persen.

Hal ini menjadi tantangan pihaknya untuk dapat mengajak mereka ikut berpartisipasi di Pilkada.

Karena itu, pihaknya menggelar kegiatan seperti Goes To Campus dan Goes To School sebagai meningkatkan partisipasi pemilih dari kedua generasi tersebut.

"Milenial dan Gen Z hasil coklit dan DPT kami terbanyak, makanya kita cecar banget lewat kegiatan yang mereka suka, seperti acara musik. Target kita partisipasinya bisa mencapai 80 persen," jelasnya.

Ketua STISNU Tangerang Muhamad Qustulani mengucapkan terima kasih kepada KPU Kota Tangerang, karena telah memilih kampus STISNU Tangerang sebagai venue kegiatan goes to campus.

"Tentu STISNU sebagai sebuah institusi perguruan tinggi akan mendukung terus program-program KPU untuk menyosialisasikan kepada seluruh mahasiswa, khususnya gen z dan milenial terkait pentingnya aktif berkontribusi mendukung suksesi pemilu," tuturnya.

Ketua KPU Kota Tangerang periode 2018-2023 sekaligus pemerhati politik Ahmad Syailendra menambahkan, metode sosialisasi yang dilakukan KPU Kota Tangerang dengan melalui kegiatan goes to campus sudah tepat.

Ia berharap, setelah mengikuti kegiatan ini, para mahasiswa bisa menjadi agen dalam memberikan influens ikhwal tahapan-tahapan pilkada.

"Teman-teman mahasiswa bisa menjadi pemilih yang cerdas dan juga meningkatkan partisipasi sebagai influencer untuk juga mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya," pungkasnya.

HIBURAN
3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 16:36

Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill