Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang terus berupaya meningkatkan partisipasi pemilih pemula menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Ketua KPU Kota Tangerang Qori Ayatullah mengatakan, pihaknya menargetkan partisipasi pemilih pemula sebesar 100% dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Tangerang.
Berbagai strategi telah diterapkan untuk mencapai target ambisius ini. Salah satunya ialah menggencarkan program sosialisasi, seperti kampanye “KPU Goes to Campus” yang telah digelar di Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) dan akan dilanjutkan di Sekolah Tinggi Islam Nahdlatul Ulama (STISNU) Kota Tangerang.
"Apalagi, jumlah pemilih pemula sendiri sangat besar sehingga bisa mendukung tercapainya target 81 persen partisipasi total pemilih," kata Qori, Kamis, 26 September 2024.
Tidak hanya fokus pada kampus, KPU Kota Tangerang juga mengintensifkan sosialisasi di setiap kelurahan, bekerja sama dengan Karang Taruna yang didominasi oleh pemilih pemula.
Diharapkan, upaya ini dapat memperluas jangkauan kampanye KPU untuk menyentuh lebih banyak pemilih muda.
Selain meningkatkan partisipasi, KPU Kota Tangerang juga menginginkan pemilih pemula menjadi pionir dalam menjaga kualitas dan integritas pemilu, serta menjauhi politik uang pada Pilkada yang akan digelar 27 November 2024.
"Kami juga berharap semua pemilih pemula ini dapat datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing dalam menitipkan asipirasinya pada hari pelalksanaan pencoblosan di bulan November mendatang," tutup Qori.
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGBadan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.
Pemerintah bersama DPR RI menyepakati Rancangan Undang-Undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) disahkan menjadi undang-undang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews