Menakar Kembali Pilkada: Mengembalikan Mandat Kepala Daerah ke DPRD
Selasa, 24 Februari 2026 | 21:51
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung selama hampir dua dekade terakhir telah menjadi simbol penting demokrasi lokal di Indonesia.
TANGERANGNEWS.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang mengadakan sosialisasi Pilkada Serentak 2024 bagi kelompok marginal di D’Prima Hotel, Kamis, 5 September 2024.
Tujuan utama dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman kelompok marginal mengenai pentingnya Pilkada 2024 serta mendorong partisipasi aktif mereka dalam proses demokrasi.
Sosialisasi ini dihadiri langsung oleh anggota KPU Kota Tangerang,Yudhistira Prasasta, bersama Sekretaris KPU Kota Tangerang, Fandu Dwiadma Oktavirawan, serta jajaran sekretariat lainnya.

Dalam sambutannya, Yudhistira mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KPU untuk menciptakan pemilu yang inklusif, di mana setiap warga, termasuk kelompok marginal, dapat menggunakan hak pilih mereka dengan baik.
"Kami ingin menciptakan ruang demokrasi yang benar-benar inklusif, di mana setiap suara memiliki nilai yang sama," ujarnya.
Acara ini juga dimaksudkan untuk memperkecil kesenjangan partisipasi pemilih. Oleh karena itu, KPU Kota Tangerang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan serta dalam pesta demokrasi.
Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran politik serta minat masyarakat untuk berkontribusi dalam menentukan masa depan daerah secara aktif melalui pesta demokrasi Pilkada 2024.
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung selama hampir dua dekade terakhir telah menjadi simbol penting demokrasi lokal di Indonesia.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memberikan peringatan keras kepada para oknum yang mencoba bermain dengan stok kebutuhan pokok selama Ramadan 1447 Hijriah.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) membagikan total 67.200 boks takjil gratis kepada para penumpang yang menjalankan ibadah puasa di Terminal 1, 2, dan 3.
Rencana pembatasan operasional angkutan barang selama periode Lebaran 2026 memicu kegelisahan di kalangan sopir truk logistik, khususnya pengemudi kendaraan sumbu tiga yang mengangkut barang non-sembako.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews