Connect With Us

Pengemudi Angkot Si Benteng dan Bus Tayo yang Macam-macam Bakal Langsung Ditindak

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 31 Oktober 2024 | 10:19

Angkot Si Benteng di Terminal Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Selasa 6 September 2022. (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com- PT Tangerang Nusantara Global (TNG) bakal mengambil langkah tegas untuk memastikan layanan angkutan umum yang aman dan tertib. 

Saat ini, seluruh armada angkot Si Benteng dan Bus Tayo telah dilengkapi GPS Tracker, sehingga pergerakan setiap kendaraan bisa dipantau secara real-time. 

Hal ini dilakukan untuk memastikan pengemudi mematuhi rute dan jadwal yang ditetapkan, dan bagi pengemudi yang mencoba melanggar aturan, tindakan tegas bisa langsung dilakukan.

"Jika ada pengemudi yang mencoba melakukan pelanggaran, sistem akan langsung mencatatnya dan kami dapat segera mengambil tindakan, atas penyimpangan yang dilakukan," ujar Direktur PT TNG Kota Tangerang, Muhamad Rijal.

Oleh karena itu, Rijal mengajak masyarakat untuk lebih banyak menggunakan Si Benteng dan Bus Tayo sebagai moda transportasi sehari-hari, baik untuk pergi ke sekolah, pasar, tempat kerja, atau keperluan lainnya. 

"Selain nyaman karena ber-AC dan pastinya murah jarak jauh dekat hanya Rp2 ribu. Si Benteng dan Bus Tayo juga beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 18.30 WIB setiap harinya tanpa libur, yang diyakini bisa mengakomodir aktivitas sehari-hari masyarakat," kata Rijal.

Selain itu, pembayaran angkot Si Benteng dan Bus Tayo juga dapat menggunakan metode nontunai sebagai cara yang lebih transparan dan praktis. 

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
Pria di Pasar Kemis Tangerang Gantung Diri Gegara Ditinggal Istri

Pria di Pasar Kemis Tangerang Gantung Diri Gegara Ditinggal Istri

Minggu, 1 Februari 2026 | 17:50

Seorang pria berinisial PKN, 55 tahun, warga Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang ditemukan tewas dengan kondisi gantung diri di pohon mangga dekat rumahnya, pada Sabtu 31 Januari 2026.

OPINI
Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:10

Krisis sampah di Tangsel bukan sekadar soal lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang penuh atau truk yang rusak. Masalah sebenarnya adalah kegagalan sistemik dalam menutup siklus konsumsi yang didorong oleh gaya hidup urban yang masif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill