Tagih Uang Jual Rumah, Anak Angkat Habisi Ibu dengan Balok dan Hebel di Sepatan Tangerang
Minggu, 18 Januari 2026 | 23:42
Tragedi memilukan mengguncang warga Gang Mushala, Kampung Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com- Tagihan air yang tiba-tiba melonjak bisa jadi disebabkan oleh masalah pada meter air di rumah Anda. Untuk memastikan tagihan tetap terkendali, disarankan agar rutin mengecek dan merawat meter air.
Direktur Teknik Perumda Tirta Benteng Joko Surana mengatakan, meter air atau juga dikenal sebagai flowmeter air merupakan alat yang berfungsi mengukur volume aliran air dari pipa sentral ke rumah pelanggan.
Dengan alat ini, pengguna dapat memantau seberapa besar konsumsi air dalam periode tertentu. Namun, seiring waktu, meter air bisa mengalami penurunan fungsi, yang berpotensi mempengaruhi akurasi pengukuran.
"Inilah yang perlu dijaga dan dipantau bersama-sama," kata Joko.
Oleh karenanya, terdapat beberapa tips untuk menjaga performa meter air agar tetap akurat dalam mencatat penggunaan.
1. Lindungi Meter Air dari Kerusakan
Pastikan meter air dan instalasinya tidak terendam air, tertimbun tanah, atau dicor semen. Meter yang rusak bisa menyebabkan kesalahan dalam pencatatan konsumsi.
2. Jaga Kebersihan Meter Air
Pastikan meter air selalu dalam kondisi bersih dan tidak buram. Kotoran yang menempel dapat mengganggu pembacaan meter oleh petugas, yang akhirnya bisa memengaruhi tagihan Anda.
3. Rutin Memeriksa Fungsi Meter
Cek meter air secara berkala untuk memastikan apakah masih berfungsi dengan baik. Terkadang, meter bisa berhenti berputar atau justru berputar terbalik. Hal ini bisa menjadi tanda adanya kerusakan yang perlu segera diperbaiki.
4. Pastikan Meter Air Mudah Dijangkau
Pastikan posisi meter air berada di tempat yang mudah diakses oleh petugas pencatat meter. Ini memudahkan pengecekan rutin oleh pihak Perumda dan menghindari kesalahan pembacaan.
Sebagai informasi, Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang mengklaim seluruh meter air yang dipasang telah memenuhi standar SNI (Standar Nasional Indonesia) untuk menjamin keakuratan pengukuran. Namun, pelanggan juga diharapkan ikut berperan aktid dalam merawat meter air untuk menjaga akurasi tersebut.
Tragedi memilukan mengguncang warga Gang Mushala, Kampung Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II menyampaikan prakiraan cuaca untuk wilayah Tangerang yang berlaku pada Senin 19 Januari hingga Selasa 20 Januari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews