Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, jumlah penumpang bus di Terminal Poris Plawad Kota Tangerang, mulai mengalami peningkatan dibandingkan hari normal, Minggu 22 Desember 2024.
Arus mudik para penumpang terjadi mulai Kamis 19 Desember 2024, terhitung ada 552 penumpang dengan 142 bus yang keluar dari terminal Poris Plawad.
Lalu, Jumat 20 Desember 2024, ada 706 penumpang dengan 183 bus. Puncaknya pada Minggu 22 Desember 2024, ada 740 penumpang mudik dengan 170 bus.
Sejumlah warga yang merantau di Kota Tangerang dan sekitarnya sudah mendapatkan libur, sengaja memilih pergi bersama keluarga di awal waktu.
Tujuannya untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas, serta kenaikan harga tiket pada puncak arus mudik Nataru.
"Saya mudik liburan saja sama anak-anak, sama istri juga. Kebetulan saya pensiunan jadi bebas sih sebetulnya. Mudik lebih awal supaya tidak ramai dan macet, sekarangkan bus juga harganya belum naik, masih normal. Kalau saya sekitar 12 jam sampai tujuan ke Jawa Timur," ujar Kartono.
Sementara itu, penumpang lainnya Ahmad Ikbal mengatakan dirinya mudik ke Pulau Sumatra bersama keluarga untuk menghabiskan liburan akhir tahun.
"Sekali-kali, ngajak main anak ke tempat neneknya kebetulan liburan sekolah saat ini lumayan panjang hingga 2 minggu, kalau pekerjaan saya sebagai wiraswasta bisa kami tinggal," imbuhnya.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGJajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri terus bergerak cepat mengusut tuntas insiden ledakan maut di Komplek Ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menertibkan sejumlah bangunan liar di sepanjang Saluran Irigasi Sipon, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kamis 15 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews