Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANGNEWS.com-Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang menimbulkan keresahan para dosen dan tenaga kependidikan.
Hal ini menyusul viralnya foto dan video papan bunga protes dosen di sosial media akibat telatnya pembayaran tunjangan kinerja (tukin) selama 12 bulan.
"Kami memohon maaf atas kejadian ini, Rektorat dan BPH UMT berjanji berupaya mencari solusi terbaik, untuk menyelesaikan hal ini," ujar Humas UMT Agus Kristian, Rabu 25 Desember 2024.
Selain meminta maaf, UMT berjanji akan menyelesaikan persoalan ini dengan penuh komitmen dapat memenuhi kewajiban membayar tukin kepada dosen dan tendik.
"Tentu ini menjadi komitmen kami dapat membayarkan dalam waktu dekat, kami sudah berkoordinasi dengan Majelis Diktilitbang dan PP Muhammadiyah, agar bisa mendapatkan solusi dalam waktu dekat," tambah Agus.
Agus menambahan kejadian ini dipicu oleh banyak hal, salah satunya adalah menurunnya jumlah mahasiswa pasca pandemi.
"Peristiwa ini terjadi bukan tanpa sebab, yang sangat kami rasakan adalah menurunnya jumlah mahasiswa akibat efek domino pasca Covid-19," katanya.
Namun pihaknya optimis bisa bangkit dari situasi tersebut, karena UMT memiliki 7 Fakultas 1 Program Pasca Sarjana dengan Jumlah Program Studi sebanyak 32.
"Saat ini kami sudah membuka pendaftaran mahasiswa baru dengan berbagai promo menarik bagi calon mahasiswa," ungkap Agus.
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TODAY TAGPemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Tangerang mendesak agar pemerintah daerah (Pemda) dapat membuat regulasi terkait pencegahan LGBT.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews