AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan
Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TANGERANGNEWS.com-Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang menimbulkan keresahan para dosen dan tenaga kependidikan.
Hal ini menyusul viralnya foto dan video papan bunga protes dosen di sosial media akibat telatnya pembayaran tunjangan kinerja (tukin) selama 12 bulan.
"Kami memohon maaf atas kejadian ini, Rektorat dan BPH UMT berjanji berupaya mencari solusi terbaik, untuk menyelesaikan hal ini," ujar Humas UMT Agus Kristian, Rabu 25 Desember 2024.
Selain meminta maaf, UMT berjanji akan menyelesaikan persoalan ini dengan penuh komitmen dapat memenuhi kewajiban membayar tukin kepada dosen dan tendik.
"Tentu ini menjadi komitmen kami dapat membayarkan dalam waktu dekat, kami sudah berkoordinasi dengan Majelis Diktilitbang dan PP Muhammadiyah, agar bisa mendapatkan solusi dalam waktu dekat," tambah Agus.
Agus menambahan kejadian ini dipicu oleh banyak hal, salah satunya adalah menurunnya jumlah mahasiswa pasca pandemi.
"Peristiwa ini terjadi bukan tanpa sebab, yang sangat kami rasakan adalah menurunnya jumlah mahasiswa akibat efek domino pasca Covid-19," katanya.
Namun pihaknya optimis bisa bangkit dari situasi tersebut, karena UMT memiliki 7 Fakultas 1 Program Pasca Sarjana dengan Jumlah Program Studi sebanyak 32.
"Saat ini kami sudah membuka pendaftaran mahasiswa baru dengan berbagai promo menarik bagi calon mahasiswa," ungkap Agus.
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TODAY TAGMenyambut libur akhir pekan panjang di bulan Mei 2026, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan promo menginap bertajuk “FAM JAM STAY” yang dirancang khusus untuk keluarga.
Kementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews