3 Pemain Persita Dipanggil Timnas untuk FIFA Matchday Juni 2026, Wakili Indonesia hingga Guinea Khatulistiwa
Jumat, 29 Mei 2026 | 14:39
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TANGERANGNEWS.com-Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang menimbulkan keresahan para dosen dan tenaga kependidikan.
Hal ini menyusul viralnya foto dan video papan bunga protes dosen di sosial media akibat telatnya pembayaran tunjangan kinerja (tukin) selama 12 bulan.
"Kami memohon maaf atas kejadian ini, Rektorat dan BPH UMT berjanji berupaya mencari solusi terbaik, untuk menyelesaikan hal ini," ujar Humas UMT Agus Kristian, Rabu 25 Desember 2024.
Selain meminta maaf, UMT berjanji akan menyelesaikan persoalan ini dengan penuh komitmen dapat memenuhi kewajiban membayar tukin kepada dosen dan tendik.
"Tentu ini menjadi komitmen kami dapat membayarkan dalam waktu dekat, kami sudah berkoordinasi dengan Majelis Diktilitbang dan PP Muhammadiyah, agar bisa mendapatkan solusi dalam waktu dekat," tambah Agus.
Agus menambahan kejadian ini dipicu oleh banyak hal, salah satunya adalah menurunnya jumlah mahasiswa pasca pandemi.
"Peristiwa ini terjadi bukan tanpa sebab, yang sangat kami rasakan adalah menurunnya jumlah mahasiswa akibat efek domino pasca Covid-19," katanya.
Namun pihaknya optimis bisa bangkit dari situasi tersebut, karena UMT memiliki 7 Fakultas 1 Program Pasca Sarjana dengan Jumlah Program Studi sebanyak 32.
"Saat ini kami sudah membuka pendaftaran mahasiswa baru dengan berbagai promo menarik bagi calon mahasiswa," ungkap Agus.
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TODAY TAGPT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), menunjukkan kepedulian sosialnya kepada warga sekitar wilayah di momen Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
Meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kesehatan dan kualitas lingkungan mendorong kebutuhan akan perangkat rumah tangga yang mampu mendukung gaya hidup sehat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews