Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com- Civitas academica Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) melakukan deklarasi dan pernyataan sikap terkait dugaan keberpihakan presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap salah satu pasangan calon (Paslon) dalam Pemilu 2024.
Deklarasi tersebut dilaksanakan di area Plaza UMT, Jalan Perintis Kemerdekaan I, Kelurahan Cikokol, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Rabu, 7 Februari 2024.
Terdapat tujuh poin dalam deklarasi, diantaranya seruan kepada presiden dan pihak terkait meliputi, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU), serta TNI/Polri dan ASN menjaga profesionalitas dan netralitas.
"Mendesak kepada Presiden Jokowi untuk menghentikan segala manuver politiknya demi memenangkan Gibran Rakabuming Raka sebagai Cawapres yang berpasangan dengan Prabowo Subianto," ucap Rektor UMT, Ahmad Amarullah.
Amarullah menegaskan, pernyataan sikap dilakukan bukan karena terafiliasi maupun mendukung salah satu paslon lain.
"Kami tidak melakukan gerakan politik praktis untuk mendukung salah satu paslon, akan tetapi bagaimana nilai-nilai dan aturan-aturan main yang sudah ditetapkan menurut ketentuan perundang-undangan yang berlaku bisa secara konsekuen dan tentu murni bisa dilaksanakan sebaik-baiknya," jelasnya.
Ia pun menyoroti agar proses penyelenggaraan Pemilu 2024 dapat berlangsung tanpa adanya kecurangan dan money politic.
"Semoga Pemilu 2024 ini berlangsung dengan jujur dan adil, langsung umum bebas rahasia dan bermartabat, bahkan beradab," pungkasnya.
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGPendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews