Connect With Us

BPJS Ketenagakerjaan Cimone Dukung Program OJT, Jamin Perlindungan Pekerja

Redaksi | Sabtu, 18 Januari 2025 | 10:31

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Cimone Kota Tangerang, A Fauzan (@TangerangNews / Redaksi )

TANGERANGNEWS.com - Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Cimone, Tangerang, A Fauzan mendukung penuh program on the job training (OJT) yang dicanangkan Pemkot Tangerang melalui Dinas Ketenagakerjaan. 

"Program ini salah satu upaya untuk mengatasi masalah pengangguran dengan memberikan pelatihan dan langsung menempatkan kerja," kata Fauzan saat menghadiri penandatanganan MoU program on the job training oleh Walikota Tangerang Nurdin dengan Direktur PT Lira Muhamad Toha di kantor Disnaker, Jumat 17 Januari 2025. 

Menurutnya, setelah peserta program mendapat penempatan kerja akan mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dari perusahaan. Karena itu bersifat wajib bagi setiap pekerja.

“Kita sudah komunikasi dengan pak Kadisnaker, mereka minimal harus mendapatkan dua program perlindungan kerja, yaitu jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian," ungkapnya. 

Fauzan menjabarkan, manfaat yang didapat dari dua program tersebut diantaranya, jika mengalami kecelakaan kerja, peserta mendapatkan perawatan khusus gratis di rumah sakit. 

Biaya pengobatan dan perawatan untuk kecelakaan kerja tanpa batasan biaya dan jumlah hari perawatan. Kemudian jika mengalami rawat jalan, peserta mendapatkan fasilitas tenaga medis datang ke rumah pada kasus tertentu. Selain itu akan diberikan santunan bagi yang mengalami cacat anatomis atau kehilangan organ tubuh.

Selain itu, jika peserta meninggal dunia karena kecelakaan kerja, ahli waris berhak mendapatkan santunan termasuk manfaat beasiswa untuk dua orang anak sampai kuliah.

Menurutnya, besaran premi tersebut juga tidak hanya untuk yang bekerja di perusahaan atau instansi, para pekerja di sektor informal seperti petani, nelayan, tukang ojek, pedagang kaki lima (PKL) dan lainnya bisa mendapatkan perlindungan dan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan.

"Dengan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan para pekerja akan bekerja dengan lebih tenang dan nyaman untuk meraih kesejahteraan," pungkasnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Nurdin mengatakan, dalam upaya mengurangi tingkat pengangguran di Kota Tangerang, pihaknya melakukan kerjasama dengan LPK PT Lira terkait program on the job training (OJT) sebagai solusi memberikan kesempatan dan peluang kerja bagi warga Kota Tangerang. 

“Alhamdulilah kesempatan ini terus menjadi pembuka jalan bagi kita bersama dengan seluruh stakeholder dalam memberikan kesempatan dan peluang kerja bahkan mendorong agar para pencaker memiliki skill yang mumpuni,” kata Nurdin dalam sambutannya. 

Dia menyampaikan, para pencari kerja yang mengikuti program OJT tersebut dilakukan pelatihan kerja secara langsung seperti praktek kerja lapangan (PKL) didunia industri yang dapat secara langsung merasakan dunia kerja.

"Ketika mereka dari OJT lulus pelatihan kerja akan mendapatkan sertifikasi kompetensi sesuai dengan bidangnya dan disalurkan kepada perusahaan yang membutuhkan," ujarnya.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

KOTA TANGERANG
Sarang Tawon Vespa Jumbo 70 Sentimeter Dievakuasi Damkar Ciledug dari Dua Titik Permukiman Padat di Tangerang

Sarang Tawon Vespa Jumbo 70 Sentimeter Dievakuasi Damkar Ciledug dari Dua Titik Permukiman Padat di Tangerang

Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:54

Petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran Ciledug dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengevakuasi dua sarang tawon vespa dari kawasan permukiman padat penduduk

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill