Connect With Us

DPRD Perjuangkan THL Jadi PPPK Penuh

Redaksi | Kamis, 23 Januari 2025 | 17:56

Pimpinan DPRD Kota Tangerang bersama PJ Walikota Tangerang Nurdin saat berdialog dengan para pegawai THL di plaza Puspemkot Tangerang. (@TangerangNews / Redaksi )

TANGERANGNEWS.com - Perjuangan ribuan tenaga harian lepas (THL) yang tidak lolos seleksi penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) bukan hanya menginginkan kejelasan status kepegawaiannya. Namun mereka tengah memperjuangkan masa depan keluarga.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua II DPRD Kota Tangerang, Arief Wibowo di hadapan ribuan THL saat audiensi bersama Pimpinan DPRD, Penjabat Wali Kota Tangerang, Nurdin bersama jajaran Dinas BKPSDM Kota Tangerang di Plaza Puspemkot Tangerang, belum lama ini.

Arief mengatakan, THL merupakan tukang punggung birokrasi di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkot Tangerang.

"Berjuang dalam mencari nafkah bagian dari jihad fisabilillah. Jadi kalau niat kita benar, bukan hanya sekedar mencari status kepegawaian. Tapi niatnya memperjuangkan nasib kita dan keluarga. Insya Allah mendapatkan jalan yang terbaik," kata Arief politisi dari Fraksi PKS.

Oleh karenanya, jajaran pimpinan DPRD bersama Pj Wali Kota Tangerang, Nurdin terus memperjuangkan agar para THL kedepannya dapat diakomodir menjadi PPPK penuh.

"Saya yakin dan percaya, pak Wali Kota sangat memahami betul, bahwa tulang punggung birokrasi kota Tangerang adalah teman-teman THL. Bisa dibayangkan kalau mereka mogok semua, pelayanan publik di lingkup pemerintah Kota Tangerang seperti apa," ujarnya.

Arief yang pernah menjabat sebagai manager sumber daya manusia (SDM) di salah satu perusahaan swasta sangat memahami keinginan para ribuan THL yang belum terakomodir menjadi PPPK penuh. Menurutnya, poin yang paling mendasar bagi seorang pegawai adalah kejelasan status.

Kejelasan status para THL tersebut, lanjut Arief, merupakan gambaran masa depan para pegawai. "Mudah-mudahan perjuangan kita Allah berikan jalan yang terbaik, karena perjuangan para THL bukan hanya mencari status tapi untuk kepentingan nasib keluarganya semua," tutupnya. (adv)

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill