Connect With Us

Tinjau Persiapan Imlek di Klenteng Boen Tek Bio Tangerang, Wapres Gibran Ikut Pasang Lampion

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 24 Januari 2025 | 20:54

Wapres Gibran Rakabuming memasang lampion di Klenteng Boen Tek Bio, Kota Tangerang, menjelang perayaan Imlek, pada Jumat 24 Januari 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2576/2025, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melakukan kunjungan ke Klenteng Boen Tek Bio, di Jalan Bhakti Nomor 14, Sukasari, Kota Tangerang, pada Jumat 24 Januari 2025.

Selain bersilaturahmi, kunjungan ini juga untuk memastikan kesiapan pelaksanaan perayaan Imlek yang akan berlangsung dalam beberapa hari mendatang.

Dalam kunjungannya, Gibran didampingi Ketua Badan Pengurus Perkumpulan Boen Tek Bio Rubby Santamoko, Ketua Badan Penasehat Wahyudi Otang, dan Ketua Badan Pengawas Wandi Gunawan.

Di tengah guyuran hujan, Gibran menyaksikan latihan penampilan Barongsai yang akan menjadi bagian dari rangkaian perayaan Imlek.

Selain itu, ia juga memantau kegiatan bersih-bersih lingkungan klenteng dan ikut memasang lampion sebagai simbol keberuntungan serta harapan baru.

Pada kesempatan tersebut, Gibran menyampaikan pentingnya semangat kebersamaan dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

"Tahun Baru Imlek bukan perayaan masyarakat Tionghoa semata, tetapi juga momen untuk mempererat rasa persaudaraan seluruh bangsa Indonesia," katanya.

Gibran menegaskan toleransi dan gotong-royong adalah kunci menciptakan masyarakat yang adil dan makmur.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta saling menghormati demi mewujudkan Indonesia yang semakin maju dan sejahtera.

Ia berharap perayaan Imlek tahun ini dapat berlangsung aman, lancar, dan memberikan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat.

Sejalan dengan Wapres, seorang warga yang hadir di klenteng menyampaikan harapannya agar perayaan Imlek tahun 2025 membawa rasa aman dan tentram untuk Indonesia.

Terlebih, guyuran hujan yang menyambut ketibaan Wapres di klenteng dinilainya merupakan tanda keberkahan.

“Pak Gibran datang ke Boen Tek Bio ini hujan seperti ini tuh berkah buat kita semuanya. Semoga ke depannya juga tambah maju kita juga semuanya dilindungi Tuhan Yang Maha Esa, Pak Gibran-nya juga begitu. Indonesia semakin aman, semakin tentram, bahagia, penuh rasa syukur,” ungkapnya.

Sebagai salah satu klenteng tertua di Kota Tangerang, Klenteng Boen Tek Bio memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat, khususnya umat Konghucu.

Pada rangkaian Imlek tahun 2024, tercatat klenteng ini menerima lebih dari 3.000 pengunjung yang tidak hanya berasal dari Tangerang, namun juga daerah sekitar seperti Jakarta dan Bekasi.

Jumlah pengunjung ini diperkirakan akan terus bertambah pada perayaan Imlek setiap tahunnya.

TANGSEL
Dipicu Ledakan Motor Listrik, 2 Rumah di Pamulang Terbakar, 6 Korban Luka-luka

Dipicu Ledakan Motor Listrik, 2 Rumah di Pamulang Terbakar, 6 Korban Luka-luka

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:31

Peristiwa kebakaran melanda kawasan Perumahan Cendana Residence, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Jumat 5 Juni 2026, malam.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

HIBURAN
Hotel Santika BSD Angkat Kuliner Pesisir Jawa ke Meja Restoran, Ada Mangut Ikan Kakap Kaya Rempah

Hotel Santika BSD Angkat Kuliner Pesisir Jawa ke Meja Restoran, Ada Mangut Ikan Kakap Kaya Rempah

Selasa, 2 Juni 2026 | 11:08

Di tengah menjamurnya menu modern, Hotel Santika Premiere ICE BSD City menghadirkan kuliner tradisional Mangut Ikan Kakap sebagai menu spesial yang terinspirasi dari masakan khas pesisir Jawa Tengah dan Yogyakarta.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill