KPAI Sebut 19 Anak Alami Kekerasan Aparat saat Demo DPR RI
Jumat, 29 Agustus 2025 | 19:10
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut ada 19 anak yang mengalami kekerasan fisik dari oknum aparat saat aksi demo DPR RI.
TANGERANGNEWS.com-Seorang warga Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, mengamuk kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia akibat kesulitan mendapatkan gas elpiji ukuran 3 kilogram atau gas melon, Selasa 04 Februari 2025.
Dari pantauan TangerangNews di lokasi seorang warga bernama Efendi, 57, itu emosi karena tidak bisa berjualan lantaran tak kunjung mendapatkan gas elpiji.
Dengan nada kesal, Efendi menyampaikan ia dan masyarakat saat ini mengalami kesusahan.
"Kapan nih Pak, kami mendapatkan gas elpiji dengan cepat. Tanpa mengantri sampai saat ini!" teriaknya kepada Bahlil.
Bahlil pun menghampiri warga tersebut untuk mendengarkan aspirasinya.
"Saya mendapatkan gas dengan harga mahal Pak. Kami butuh makan, saya butuh buat makan keluarga," ungkap Efendi.
Sementara itu, Bahlil menanggapi masukan warga dengan nada ringan. Ia menyampaikan akan memberikan solusi.
"Niat saya baik Pak. Tujuannya buat masyarakat biar lebih memudahkan dengan harga murah," ujar Bahlil.
Bahlil juga menyampaikan kepada warga bahwa untuk mengambil gas tidak perlu persyaratan KTP dan KK.
"Tidak ada persyaratan. Kita kasih ke warga permudah tidak ada kesulitan sama sekali," imbuhnya.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut ada 19 anak yang mengalami kekerasan fisik dari oknum aparat saat aksi demo DPR RI.
Seorang pengendara sepeda motor kejang-kejang setelah tertabrak minibus di Jalan Boulevard BSD Timur, Kelurahan Sampora, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang.
Masjid Raya Baitul Mukhtar yang dibangun Sinar Mas Land melalui Yayasan Muslim Sinar Mas Land (YMSML) telah dibuka untuk umum, Jumat 29 Agustus 2025.