Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Seorang warga Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, mengamuk kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia akibat kesulitan mendapatkan gas elpiji ukuran 3 kilogram atau gas melon, Selasa 04 Februari 2025.
Dari pantauan TangerangNews di lokasi seorang warga bernama Efendi, 57, itu emosi karena tidak bisa berjualan lantaran tak kunjung mendapatkan gas elpiji.
Dengan nada kesal, Efendi menyampaikan ia dan masyarakat saat ini mengalami kesusahan.
"Kapan nih Pak, kami mendapatkan gas elpiji dengan cepat. Tanpa mengantri sampai saat ini!" teriaknya kepada Bahlil.
Bahlil pun menghampiri warga tersebut untuk mendengarkan aspirasinya.
"Saya mendapatkan gas dengan harga mahal Pak. Kami butuh makan, saya butuh buat makan keluarga," ungkap Efendi.
Sementara itu, Bahlil menanggapi masukan warga dengan nada ringan. Ia menyampaikan akan memberikan solusi.
"Niat saya baik Pak. Tujuannya buat masyarakat biar lebih memudahkan dengan harga murah," ujar Bahlil.
Bahlil juga menyampaikan kepada warga bahwa untuk mengambil gas tidak perlu persyaratan KTP dan KK.
"Tidak ada persyaratan. Kita kasih ke warga permudah tidak ada kesulitan sama sekali," imbuhnya.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menyiapkan program bantuan biaya pendidikan bagi calon peserta didik yang tidak diterima di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) pada Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027.
Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Aparat Polresta Tangerang meringkus enam anggota komplotan polisi gadungan yang kerap melakukan pemerasan terhadap masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews